Liputan6.com, Solo - Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengecek penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Pasar Gede, Solo pada Minggu (20/7/2025). Beras tersebut secara nasional digelontorkan secara nasional sebanyak 1,3 juta ton untuk menstabilkan harga beras di pasaran.
Dirut Perum Bulog itu mengunjungi Pasar Gede, Solo pada Minggu (20/7/2025). Kemudian ia mendatangi dua kios yang menjual beras SPHP di pasar tradisional tersebut. Prajurit TNI berpangkat bintang dua itu juga tampak berdialog dengan pedagang pengecer beras terkait mekanisme penjualan beras SPHP.
Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan bahwa penyaluran beras SPHP telah dimulai sejak beberapa hari yang lalu di seluruh Indonesia. Program ini menyasar masyarakat menengah ke bawah dengan pengawasan distribusi ketat sesuai petunjuk teknis dan regulasi perlindungan konsumen.
Advertisement
"Ini lebih kurang lima, enam hari yang lalu dengan sasaran di seluruh Indonesia. Salurannya ada tiga saluran yang diizinkan," kata Rizal kepada wartawan di Pasar Gede, Solo, Minggu (20/7/2025).
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa saluran pertama penyaluran beras SPHP dilakukan melalui para pengecer yang beroperasi di pasar-pasar tradisional. Tujuannya agar beras murah berkualitas ini dapat langsung diakses oleh masyarakat kelas menengah ke bawah, bukan disalurkan ke ritel modern.
"Tujuannya apa? Untuk juga didistribusikan ke masyarakat menengah ke bawah, bukan didistribusikan ke Indomaret, Alfamart yang besar-besar," tegas Rizal.
Saluran kedua adalah Koperasi Merah Putih yang akan mendapatkan alokasi distribusi beras SPHP untuk menjangkau masyarakat di kampung-kampung maupun pedesaan. "Sasarannya tetap masyarakat menengah ke bawah yang ada di kampung-kampung, d desa-desa," tambahnya.
Sementara itu, jalur ketiga adalah melalui gerakan pasar murah yang dapat digelar oleh instansi pemerintah, termasuk TNI, Polri, maupun pemerintah daerah. Bazar murah ini bertujuan mengendalikan harga beras di pasaran agar tetap stabil dan terjangkau.
"Tujuannya apa? Supaya harga beras di pasar ini bisa terkendali dan masyarakat bisa menikmati beras yang kualitasnya bagus dan terjangkau," ujarnya.
Â
Simak Video Pilihan Ini:
Stok Beras Aman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5287875/original/096325900_1752840295-WhatsApp_Image_2025-07-18_at_16.56.31_ab7c0839.jpg)
Bulog juga memastikan pasokan beras nasional dalam kondisi sangat aman. Rizal menyebut total stok nasional saat ini mencapai 4,2 juta ton, dengan rincian di Jawa Tengah sebanyak 307.688 ton dan khusus di Bulog Kantor Cabang Surakarta sebanyak 78.403 ton.
"Untuk pagu SPHP secara nasional akan kita gelontorkan sebanyak 1.318.826 ton. Di Jawa Tengah 158.259 ton, dan Kantor Cabang Surakarta 39.564 ton," sebutnya.
Menurut dia, distribusi beras SPHP ini akan dilakukan hingga Desember 2025, dengan pola penyaluran yang disesuaikan berdasarkan fluktuasi harga di daerah. Wilayah yang mengalami lonjakan harga akan menjadi prioritas utama.
"Kalau tidak terlalu naik, ya kami kasih tapi tidak terlalu banyak, supaya ada pemerataan bagi daerah lain," ungkap Rizal.
Namun, ia menegaskan bahwa jika harga beras sudah stabil di pasaran, maka penyaluran akan dikurangi atau dihentikan sementara. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan masyarakat dan petani.
"Nanti kalau digelontorkan terus, harganya jatuh. Petani yang teriak. Sekarang petani sudah senang, harga gabah dibeli Rp6.500 oleh pemerintah. Jadi kita jaga keseimbangan supaya petani senang, masyarakat juga senang. Sama-sama win-win solution," ujarnya.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370367/original/028709700_1759546468-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-04T093301.745.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5288878/original/027563500_1752999328-IMG-20250720-WA0004.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1373277/original/010701100_1476383541-solo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1323843/original/029384900_1749306074-FOTO-Muhamad_Ridlo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264299/original/095323600_1782105973-AP26172695358194.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257116/original/079220400_1781213800-000_B6TP7D2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264089/original/060388300_1782087027-000_B7TZ2WM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5510647/original/041616400_1771834228-1000242858.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563782/original/081485100_1776917003-1000297302.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2752322/original/006653200_1552644717-20190314-Hiruk-Pikuk-Petani-Gorontalo-Sambut-Musim-Panen3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7617354/original/030596700_1780403789-cek_fakta_-_bulog.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5355545/original/056903800_1758342681-f4ce2b1a-5eb7-4948-b75d-17f8554c5a58.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7550610/original/041293200_1780326732-1000335504.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4568442/original/087912500_1694165419-20230908-Harga_Gabah-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6099194/original/053105600_1778985190-IMG_3679.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5786166/original/009267700_1778688820-1000317436.jpg)