Liputan6.com, Serang - Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/4 Serang menggelar rekonstruksi ulang kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian warga sipil. Dua oknum prajurit TNI AD menjadi tersangka bersama dua warga sipil lainnya. Berdasarkan pandangan mata, ada sekitar 36 adegan rekonstruksi yang dilakukan Denpom III/4 Serang. Pratu MI, Pratu FS, MS (24) seorang karyawan swasta serta JH (24) karyawan Indonesia Power Labuan, memeragakan bagaimana menganiaya korban Fahrul alias Faung hingga tewas. Terutama memukul bagian belakang kepala korban dengan menggunakan botol secara berulang kali.
Tersangka prajurit TNI terlihat mengenakan baju tahanan warna kuning. Sedangkan tersangka sipil, memakai baju warna orange. Proses rekonstruksi berlangsung pada Rabu, 14 Mei 2025 sekitar pukul 10.30 WIB hingga selesai sekitar pukul 14.30 WIB.
"Alhamdulillah sesuai. Pelakunya pun sudah mengakui adanya pemukulan, penendangan, pengeroyokan, semua pelaku dari oknum TNI nya, dari sipil nya semua sudah mengakui. Tidak ada adegan yang terlewat, karena kalau ada yang terlewat merugikan kita semua," ujar Jharo, saksi korban, usai mengikuti rekonstruksi, di halaman Masjid Agung Serang, Banten, Rabu (14/05/2025).
Advertisement
Selama proses rekonstruksi, disaksikan juga oleh Dandenpom III/4 Serang, Mayor CPM Dadang Dwi Saputro, kemudian Oditur Militer II-07 Jakarta, Dilmil II-8 Jakarta, Aspidmil Kajati Jakarta, tim asistensi penyidikan dari Puspomad dan Pomdam III/Siliwangi serta penyidik dari Satreskrim Polresta Serkot.
Dua tersangka Prajurit TNI bersama dua warga sipil yang dalam keadaan mabuk karena baru keluar dari tempat hiburan malam, memukuli Faung hingga tewas di depan Bank BJB, Kota Serang. Setelah itu, Pratu MI dan FS pergi ke Kosan 27 yang tidak jauh dari kantor Kecamatan Cipocok Jaya. Disana, keduanya menganiaya seorang pria hingga babak belur. "Alhamdulillah rekonstruksi berjalan lancar, penyidikan sudah masuk di Denpom dan Polresta Serkot juga," terangnya.
Harapkan Keadilan
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5219330/original/008388800_1747212234-IMG_20250514_153650.jpg)
Para tersangka dikenakan Pasal 64 KUHP, yakni perbuatan yang berkelanjutan. Kemudian Pasal 170 ayat 2 ke 3 KUHP atau pasal 351 ayat (3) KUHP Juncto pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Setelah semua berkas dinyatakan lengkap akan dikirim ke oditur militer II-7 Jakarta untuk segera disidangkan secara militer.
"Semoga pelaku ini dikenakan hukuman seadil-adilnya, setimpal, karena ini bersangkutan dengan nyawa. Kejadian pertama itu kurang lebih 20 adegan. Kalau yang janggal enggak ada, karena sebelumnya udah pra rekonstruksi juga, semua sudah tersusun dalam naskah, jadi tinggal menyesuaikan," jelasnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)

:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5219329/original/001459800_1747212232-IMG_20250514_153606.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8331592/original/085679400_1782201838-mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263929/original/069841500_1782033777-portugal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263705/original/015489300_1781963735-Noni_Madueke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8383836/original/060443200_1782262774-IMG-20260624-WA0005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261677/original/091626500_1781753480-063_2282078791.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8405832/original/011890700_1782288653-000_B83J62M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261521/original/040972300_1781736777-Croatia_s_Josko_Gvardiol__4__challenges_for_the_ball_with_England_s_Noni_Madueke__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258037/original/028342400_1781299407-000_B6XD8QZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7613095/original/063116400_1780398859-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6443575/original/009487000_1779309722-20150903182904-manuver-indah-pesawat-tempur-hiasi-parade-militer-china-007-isn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4377446/original/006382500_1680165762-Thumbnail_Liputan6.com.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3016318/original/080406300_1578478008-007321200_1558578192-Aseka.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6706358/original/002835700_1779524693-IMG_0457.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5175844/original/094848400_1743052388-4MD52IM_image_crop_119600.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5766912/original/068022200_1778670068-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4893194/original/066499300_1721128487-976273f7-21fe-4164-85f1-796c6c4bae3e_w650_r0_s.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2928256/original/019404900_1570007152-20191001-Rudal-Antarbenua-China-Dipamerkan-AP-3.jpg)