Pesona Batu Mulia Martapura yang Diolah Jadi Ragam Perhiasan

Bumi Martapura memiliki kekayaan mineral yang di dalamnya terdapat berbagai batu mulia. Jika diolah dengan baik, maka batu-batu tersebut akan menjadi perhiasan yang indah.

Diterbitkan 04 Mei 2025, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Yogyakarta - Masyarakat di Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mengembangkan kerajinan dari batu mulia atau batu hias menjadi beragam perhiasan. Kerajinan batu mulia di Martapura bahkan telah menjadi incaran wisatawan dari berbagai daerah.

Wisatawan dapat berburu aneka perhiasan yang dibuat dari batu hias, seperti cincin, gelang, dan kalung. Mengutip dari laman Indonesia Kaya, kepopuleran Martapura sebagai daerah produksi batu-batu indah tak bisa dilepaskan dari kekayaan alam wilayah ini.

Bumi Martapura memiliki kekayaan mineral yang di dalamnya terdapat berbagai batu mulia. Jika diolah dengan baik, maka batu-batu tersebut akan menjadi perhiasan yang indah.

Adapun untuk proses penambangannya, masyarakat sekitar masih menggunakan cara semi tradisional. Perlengkapan yang mereka gunakan juga tergolong sederhana.

Perlahan, industri pengolahan batu mulia di Martapura tumbuh pesat. Wisatawan tak perlu ragu dengan kualitas perhiasan yang dihasilkan karena di sini terdapat Lembaga Pengembangan dan Sertifikasi Batu Mulia.

 

Kualitas

Lembaga tersebut didirikan untuk menjamin kualitas batu mulia yang telah diolah di sini. Selain kualitas, lembaga ini juga menjamin keaslian batu mulia yang hanya ada di Martapura.

Adapun aneka jenis batu mulia yang berasal dari Martapura adalah batu akik jenis kecubung, safir, dan batu merah delima. Jenis-jenis batu ini menjadi jenis yang paling terkenal dan diminati para pencinta batu hias.

Harga perhiasan yang ditawarkan pun beragam. Namun, wisatawan dapat melakukan tawar-menawar untuk mendapatkan harga yang disepakati.

Kisaran harga batu mulia yang diperdagangkan adalah antara Rp5.000 hingga jutaan rupiah. Yellow sapphire dan meele diamond menjadi jenis batu mulia dengan harga paling mahal.

Wisatawan biasanya berburu batu mulia yang dibentuk dan dipasangkan pada cincin, gelang, dan kalung. Mereka berburu aneka perhiasan untuk dijadikan koleksi pribadi maupun sebagai oleh-oleh.

Penulis: Resla