Sukses

Duka Usai Hari Lebaran di Lebak, Sungai Meluap dan Ancam Rumah Penduduk

Liputan6.com, Lebak - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lebak Provinsi Banten menyebutkan dua rumah warga Desa Sukamaju Sobang terancam longsor akibat sungai di daerah itu meluap setelah dilanda hujan lebat disertai petir, kilat dan angin kencang.

"Kami minta warga agar waspada pada musim peralihan dari musim hujan ke musim kemarau, karena berpotensi bencana alam," kata kepala seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lebak Agust Riza Faesa di Lebak, Minggu, dikutip Antara.

Hujan lebat disertai kilat, petir dan angin kencang yang terjadi Minggu (23/4) sore hari mengakibatkan Sungai Sobang meluap dan dua rumah warga setempat terancam longsor. Beruntung, cuaca buruk tersebut tidak berlangsung lama dan tidak menimbulkan banjir ke pemukiman penduduk.

BPBD Lebak mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan banjir dan longsor. Berdasarkan laporan BMKG saat ini memasuki musim peralihan atau pancaroba dari musim hujan ke musim kemarau.

Biasanya,kata dia, musim peralihan tersebut berpotensi menimbulkan bencana alam.

"Kami berharap masyarakat dapat mewaspadai cuaca buruk itu agar tidak menimbulkan korban jiwa,"katanya menjelaskan.

Menurut dia, masyarakat Kabupaten Lebak yang tinggal di daerah rawan bencana alam mencapai ribuan kepala keluarga dan hampir di 28 kecamatan. Dengan demikian, BPBD Lebak menyampaikan peringatan dini menyusul musim pancaroba agar masyarakat waspada untuk mengurangi risiko kebencanaan.

"Kami minta aparatur kecamatan hingga kelurahan dan desa serta relawan dapat melakukan pemantauan jika terjadi cuaca buruk untuk segera melaporkan jika terjadi bencana alam,"katanya menjelaskan.

Sementara itu, relawan bencana di Kecamatan Sobang Kabupaten Lebak Uus Uskanda mengatakan dua rumah yang terancam longsor akibat Sungai Sobang meluap itu milik Masitoh dan Eris Kusyaeri. Kondisi rumah tersebut cukup memprihatinkan dan perlu adanya bantuan dari pemerintah setempat.

"Kami berharap kedua rumah warga yang berada di bantaran sungai perlu dilakukan pencegahan longsor dengan membangun bronjong atau turab," katanya.

 

Simak Video Pilihan Ini:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.