Sukses

Terobosan Pasar Cirebon Saat 'Physical Distancing' Covid-19

Liputan6.com, Cirebon - Sejumlah cara dilakukan untuk menerapkan physical distancing atau jaga jarak di Kota Cirebon.

Selain membatasi jam operasional, sejumlah terobosan dilakukan Pemkot Cirebon untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan mereka.

Seperti yang dilakukan Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon. Perusahaan daerah tersebut membuka pasar online sebagai sarana memudahkan masyarakat tetap bisa belanja dari rumah.

"Imbauan terbaru kan pasar tradisional dibatasi jam operasionalnya sampai jam 12 siang. Pasti berdampak salah satunya kepadatan masyarakat. Kami beri solusi belanja online," ujar Direktur Utama Perumda Pasar Berintan, Akhyadi, Rabu (15/4/202).

Warga yang ingin belanja di pasar tradisional tinggal menghubungi nomor yang tersedia. Ada delapan Pasar Tradisional Cirebon yang beroperasi dengan nomor yang berbeda.

Nomor tersebut dikelola langsung oleh kepala pasar tradisional setempat. Warga tinggal mengirim pesan elektronik Whatssap ke salah satu pasar tradisional.

Kemudian kepala pasar yang membantu mencarikan belanjaan sesuai pesanan di wilayah kerja mereka. Dia memastikan harga yang dijual sesuai dengan harga di masing-masing pasar tradisional Cirebon.

"Setelah belanjaan dapat kemudian konfirmasi kepada pemesan. Belanjaan dikirim oleh kendaraan roda tiga yang kami siapkan untuk diantar ke rumah. Pemesan hanya membayar ongkos jasa Rp 6000 saja," sebut Akhyadi.

2 dari 3 halaman

Harga Normal

Namun demikian, kata dia, layanan belanja online tidak untuk warga di luar Kota Cirebon. Perumda Pasar Kota Cirebon hanya melayani warga kota yang ingin belanja dari rumah.

Dia berharap, inovasi belanja online dapat mengurangi aktivitas kerumunan orang di pasar.

“Informasi nomor kontak delapan pasar tradisional di Kota Cirebon bisa di akses lewat sosial media hingga melalui pengurus rt,” ungkap Akhyadi.

Nomor kontak melalui aplikasi whatsapp tersebut merupakan nomor milik kepala pasar. Nantinya kepala pasar yang akan mengoordinasi pembelian yang dilakukan oleh warga dari rumah.

Akhyadi mengaku sudah menginstruksikan sejumlah elemen terkait untuk bekerja sama dengan semua pedagang yang ada di pasar tradisional.

"Termasuk harga, juga harus sama dengan harga yang di pasar. Tidak boleh dinaikkan. Masyarakat juga tidak akan dirugikan," ungkap Akhyadi.

Akhyadi menjelaskan terobosan itu dapat membuat pedagang pasar tradisional menjual barang dagangannya sendiri melalui online. "Bagi kami itu tidak masalah," ungkap Akhyadi.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini: