Sukses

Indonesia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona, Pelabuhan di Batam Perketat Pengawasan

Liputan6.com, Batam - Usai diumumkan kasus pertama virus corona (Covid-19) di Indonesia, petugas memperketat pengawasan penumpang di seluruh pelabuhan Kota Batam, Kepulauan Riau. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi menyerbarnya virus mematikan tersebut di Indonesia. 

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kota Batam Achmad Fachranny bahkan mewanti-wanti, penumpang yang baru tiba di Batam harus mengisi kartu kewaspadaan atau health alert card secara lengkap.

"Kalau tidak isi lengkap tidak bisa keluar dari pelabuhan," katanya dikutip Antara, Senin (2/3/2020).

Setelah memastikan seluruh pertanyaan di kartu terisi, maka penumpang baru diperbolehkan memasuki thermal scanner satu per satu.

Bila sebelumnya penumpang bisa masuk secara bergerombolan, maka kini dibatasi menjadi orang per orang agar pemeriksaan bisa dilakukan lebih seksama. Setelah dipastikan suhunya normal, lalu lanjut ke meja imigrasi.

Namun, bila suhu tubuhnya tinggi, maka penumpang tersebut harus melanjutkan pemeriksaan di ruang observasi yang berlokasi di dalam pelabuhan. Di sana, penumpang tersebut akan kembali dilakukan pengecekan suhu tubuh menggunakan thermal gun.

"Diperdalam sampai 15 menit. Kalau demam, tindak lanjut rujuk ke RS," katanya.

Sementara itu, Kota Batam berstatus waspada penularan Covid-19, setelah seorang WN Singapura dengan riwayat perjalanan pernah ke kota itu, terdeteksi positif terpapar Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Riau Tjetjep mengatakan, meski waspada, warga diminta tidak panik, karena pemerintah sudah melakukan serangkaian langkah terbaik agar virus itu tidak masuk Batam.

Ia meminta masyarakat untuk percaya pada pemerintah dalam menangani masalah itu.

2 dari 2 halaman

Simak juga video pilihan berikut ini: