Sukses

Hendak Bunuh Diri, Pemuda Asal Inggris Bikin Repot Tim SAR Bali

Liputan6.com, Denpasar - Percobaan bunuh diri oleh warga negara asing kembali terjadi di Bali. Seorang pemuda 20 tahun asal Inggris nekat hendak mengakhiri hidupnya saat tengah berlibur di Bali, Senin, 28 Agustus 2017.

Pemuda bernama Adam itu hendak melompat dari hotel tempatnya menginap, The One Hotel, yang terletak di kawasan Legian, Kuta, Kabupaten Badung. Pegawai hotel yang mengetahui aksi nekat Adam lantas segera melapor ke Kantor SAR Denpasar, Bali.

Kepala Seksi Operasi SAR Denpasar, Ketut Ardana, membenarkan peristiwa yang terjadi kemarin malam sekitar pukul 20.05 Wita tersebut. Menurut dia, begitu mendapat laporan dari pegawai hotel bernama I Wayan Juli, ia langsung berkoordinasi dengan instansi terkait dan meluncurkan tim ke lokasi.

Dengan sigap, tujuh personel SAR Denpasar mendatangi lokasi. Mereka tiba sekitar pukul 20.40 Wita, lengkap dengan peralatan penyelamatan korban di ketinggian.

Tak membutuhkan waktu lama, tim SAR bersama personel Polda Bali, pemadam kebakaran, petugas Polsek Kuta, dan aparatur desa setempat, dapat mengevakuasi pemuda tersebut.

"Korban sudah kita evakuasi ke Rumah Sakit BIMC," kata Ardana, Selasa (29/8/2017).

Namun, sejauh ini, belum diketahui motif Adam hendak bunuh diri. Menurut Ketut Ardana, belum ada informasi yang dapat digali dari pemuda asal Inggris tersebut.



2 dari 2 halaman

Bule Asal Australia Coba Bunuh Diri

Pada bulan lalu, terminal keberangkatan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mendadak riuh. Penyebabnya adalah seorang turis yang nekat hendak bunuh diri. Sebelum melakukan rencana aksi bunuh diri, bule bernama Butler Gregory Lee itu mengamuk histeris. Ia meracau berteriak-teriak.

Pria kelahiran 6 April 1971 itu nekat berjalan di sisi pembatas pagar yang terbuat dari kaca. Petugas bandara pun langsung siaga mencari cara untuk mencegah aksi nekat pria asal Australia tersebut.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hengky Widjaja membenarkan insiden tersebut. Saat ini, pria itu telah diamankan pihak berwajib dan tengah menjalani pemeriksaan. "Kejadiannya petang tadi. Sementara ini dia masih menjalani pemeriksaan," ucap Hengky di kantornya, Rabu, 19 Juli 2017.

Butuh waktu dua jam untuk mengevakuasi Gregory. Hal itu dilakukan setelah seorang pengunjung bandara, Erol Butik, mencoba menghampiri dan mengalihkan perhatiannya. Begitu dia lengah, Kapolsek Kawasan Udara Ngurah Rai, Komisaris I Made Krishna Mahardika langsung meringkus pria pemegang paspor PA 1324533.

Keduanya sempat bergumul sebelum akhirnya berhasil ditenangkan setelah sejumlah pengunjung bandara ikut membantu. Belum diketahui penyebab Gregory melakukan tindakan nekat. "Masih dalam pemeriksaan. Dugaan sementara depresi," kata Hengky.