Sukses

Bumi Seribu Kiai Sejuta Santri Raih Juara Umum MTQ Nasional

Liputan6.com, Mataram - Provinsi Banten meraih juara umum pada perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-26 yang diselenggarakan di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

"Bismillahirrahmanirrahim, keputusan dewan hakim tentang penetapan juara umum. Menetapkan kafilah di bawah ini sebagai juara umum. Juara umum pertama diraih oleh Provinsi Banten," ucap ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Indonesia (LPTQI) Said Agil al Munawar di Mataram, Sabtu (6/8/2016) Malam.

Said melanjutkan, untuk peringkat juara umum ke-2 dan ke-3 diraih oleh kafilah asal DKI Jakarta dan Kepulauan Riau (Kepri). Sedangkan Provinsi NTB sebagai tuan rumah penyelenggara berhasil menyabet juara umum ke-4, disusul oleh kafilah asal Jawa Tengah dan Riau sebagai juara ke-5 dan ke-6.

Sementara itu, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Aceh, Papua Barat, dan Jawa Barat menyabet penghargaan sebagai juara umum ke-7, ke-8, ke-9 dan ke-10.

Adapun penutupan MTQ tingkat nasional digelar di Gedung Islamic Center yang terletak di Jalan Langko, Kota Mataram. Penutupan dihadiri Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Gubernur NTB Zainul Majdi, Gubernur Sumatera Utara Tengku Eri Nuradi, Gubernur Banten Rano Karno, dan para tamu undangan, serta puluhan ribu warga.

Gubernur Rano Karno pun bersyukur atas prestasi Banten dalam lomba membaca Alquran tingkat nasional yang berlangsung di Kota Mataram, NTB, sejak 30 Juli lalu dan resmi ditutup malam ini.

"Setelah penantian panjang bertahun-tahun, mengerahkan seluruh kemampuan yang kita miliki sebelumnya. Alhamdulillah, tahun ini Banten berhasil merebut juara umum MTQ Tingkat Nasional," kata Rano Karno, Gubernur Banten, dalam siaran pers, Sabtu malam.

Bumi Seribu Kiai, Sejuta Santri

Gubernur yang akrab disapa Bang Doel ini pun mempersembahkan piala tertinggi lomba membaca Alqur'an tingkat nasional itu bagi seluruh warga Banten yang dikenal dengan sebutan 'Bumi Seribu Kiai, Sejuta Santri' ini.

"Sebagai wilayah yang digelari Tanah Para Ulama dan Aulia, Banten telah mengokohkan identitas dan kultur Islam-nya yang kuat," Rano menerangkan.

Hajatan besar umat Islam yang tahun ini berlangsung di NTB ini pun dianggap Rano memiliki cita rasa tersendiri. Di mana Banten sejak zaman kerajaan terkenal dengan nuansa keislaman.

Gubernur Banten Rano Karno menerima trofi juara umum MTQ Nasional yang ke-26 di Mataram, NTB. (Liputan6.com/Yandhi Deslatama)

Menurut Rano, karena Banten memiliki Kesultanan Islam yang masih bersaudara dengan Kesultanan Islam Cirebon. Di dalam Islam pun, ajaran pertama adalah Iqra atau bacalah. Dengan demikian, kitab suci agama Islam itu telah menjadi sumber nilai yang dibaca, dimafhumi, dan diamalkan oleh setiap lapisan kehidupan masyarakat Banten sejak kurun waktu yang lama.

Sebagai bagian dari peradaban besar Islam, imbuh Rano, Banten akan terus merawat ghiroh atau semangat keislaman yang diwariskan dari generasi ke generasi.

"Saya ucapkan selamat pada para peserta, para kiai dan ulama yang telah memberikan bimbingan pada para peserta dan semua pihak yang berkontribusi pada kemenangan kita di tahun ini. Teruslah memberikan sokongan yang terbaik bagi terbentuknya masyarakat Islami yang kuat dan berdaya," Rano menandaskan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Banten memperoleh nilai 56 mengungguli DKI Jakarta dengan nilai 41, Kepri 39, NTB 32, Riau 24. Sedangkan untuk pemenang Pawai Taaruf MTQ ke-26, juaranya adalah DKI, disusul Riau dan Banten.

Pria Ditangkap karena Lepaskan 15 Kuda Pacuan

Tutup Video