Sukses

Partai Demokrat Perintahkan Semua Kader Turun ke TPS Saat Pilkada

Liputan6.com, Tangerang - Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat Jendral TNI Purnawirawan Pramono Edhi Wibowo perintahkan seluruh kader partainya turun langsung menjadi saksi di tiap TPS dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Tak hanya itu, seluruh anggota legislatif yang wilayahnya ikut Pilkada, juga wajib mengawal suara calon kepala daerahnya.

"Di tiap TPS harus dijaga oleh kader Partai Demokrat. Jangan hanya relawan saja, tapi kader harus turun mengawal suara," tegas Pramono Edi di hadapan ratusan kader Partai Demokrat, saat membuka Musyawarah Cabang di Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Senin 22 Januari 2019.

Tak hanya itu, bagi anggota legislatif baik ditingkat kota kabupaten dan provinsi yang wilayahnya ikut serta dalam Pilkada, juga diwajibkan turun tangan memenangkan pasangan kepala daerah yang diusung Partai Demokrat. Terlebih bila calon kepala daerah tersebut adalah kader partai, kakak ipar Susilo Bambang Yudhoyono ini mewajibkan untuk memenangkan pilkada tersebut.

"Kalau kalah, berarti mesin partai di daerah tersebut tidak jalan. Bagaimana bisa memenangkan kembali di kursi legislatif berikutnya?" tutur Pramono Edhie.

Seperti diketahui, untuk di Banten sendiri ada empat kota kabupaten yang ikut serta dalam pesta demokrasi itu. Seperti Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Serang dan Kabupaten Lebak.

"Untuk Kabupaten Lebak dan Kota Tangerang adalah incumbent dan kader partai. Sisanya meski kita berkoalisi dengan partai lain, bukan berarti kita santai, tapi tetap harus bekerja memenangkan pasangan yang diusung," ujar Pramono Edhie.

Purnawirawan Jendral TNI ini juga mengingatkan kader partainya untuk tidak mencoba berpolitik dengan uang. "Andai kau main uang, ku sikat kau. Ini partai, bukan gelanggang tak karuan," tegasnya.

1 dari 2 halaman

Muscab Partai Demokrat Se-Banten Digelar

DPD Demokrat Banten gelar Musyawarah Cabang (Muscab) delapan kabupaten dan kota secara serentak. Hal yang jarang dilakukan oleh partai politik (parpol) di Indonesia.

"Saya akan memimpin langsung muscab, dengan persyaratan yang ada, untuk memperbesar suara Demokrat," kata Pramono Edhie Wibowo, dalam sambutan nya.

Muscab delapan kabupaten dan kota se Banten diikuti oleh 500 pengurus dan anggota partai berlambang mercy, yang digelar Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. Pramono Edhie juga memberikan wejangan kalau parpol merupakan organisasi yang memiliki aturan jelas. Sehingga anggota dan kader nya tidak boleh bertindak sewenang-wenang.

"Ini partai, bukan segerombolan orang tanpa aturan. Kedepankan musyawarah, jangan ribut-ribut tidak jelas," katanya.

Helatan muscab ini pun, menurut Pramono, semua kader harus mematuhi aturan main yang berlaku. Seperti tidak melakukan politik uang hingga kegaduhan, baik di dalam maupun diluar persidangan.

"Sah tidak nya muscab ini, saya nyatakan sah, karena SK (Surat Keputusan) sudah di tanda tangani oleh Ketum dan sekjen. Bukan karena belum dilantiknya, pelantikan hanya formalitas saja," ujarnya.

Sementara, Ketua DPD Demokrat Banten, Iti Octavia Jayabaya, DPD Demokrat Banten sendiri memastikan, akan memenangkan pilkada di empat kabupaten dan kota. Serta menargetkan raihan suara terbanyak dalam pemilu 2019.

"Demokrat Banten mencanangkan kemenangan 2018, Banten akan melaksanakan pemilukada di empat kabuoaten dan kota, dua di antaranya kader murni. Dengan muscab, kita merebut kemenangan pilkada 2018 dan pemilu 2019," kata wanita yang juga calon Bupati incumbent di Kabupaten Lebak.

Saksikan video di bawah ini:

Artikel Selanjutnya
3 Cara Gerindra Gaet Demokrat untuk Menang di Pilpres 2019
Artikel Selanjutnya
Berharap Kadernya Jadi Cawapres Prabowo, PKS Minta Demokrat Legowo