Sekjen Gerindra Ungkap Perjanjian Koalisi dengan PKB, Singgung soal Sosok Cawapres

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkap, salah satu dari poin perjanjian koalisi partainya dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) adalah sosok calon presiden dan calon wakil presiden.

Diterbitkan 04 Mei 2023, 16:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkap, salah satu dari poin perjanjian koalisi partainya dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) adalah sosok calon presiden dan calon wakil presiden untuk diusung di Pemilu 2024.

Menurut dia, kedua posisi itu akan diisi sesuai dengan keputusan masing-masing ketua umum, yakni Prabowo dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

"Dalam perjanjian itu di poin 4, penentuan nama capres dan calon wakil presiden dalam koalisi Gerindra PKB ditentukan Prabowo Subianto ketua umum Gerindra dan Muhaimin Iskandar sebagai ketua umum PKB," kata Muzani usai bertakziah ke rumah duka Almarhum M. Taufik di Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Kamis (4/5/2023).

Dia melanjutkan, jika nantinya PKB mendukung Prabowo sebagai calon presiden maka wakil presiden akan diserahkan ke Cak Imin untuk menentukannya. Terkait siapa sosoknya, akan dibebaskan kepada Cak Imin baik itu dirinya sendiri atau sosok lain yang dipilihnya.

“Jadi terserah Pak Muhaimin, tapi dari informasi yang kami dengar Pak Muhaimin sendiri yang mau maju,” jelas Muzani.

Dia menambahkan, Gerindra memberikan keleluasaan terhadap PKB dan Cak Imin untuk bersilaturahmi. Karenanya, pertemuan Cak Imin dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah dikomunikasikan ke Gerindra sebelumnya.

“Langkah Pak Muhaimin untuk bertemu sejumlah tokoh, termasuk dengan Demokat dan Golkar adalah langkah yang sebelumnya sudah dibicarakan dengan kami saat Pak Muhain bertemu Pak Prabowo,” ujar Muzani.

 

 

 

 

Dukung Langkah PKB

Sebagai bagian dari KKIR, Muzani memastikan dukungan partainya untuk silaturahmi politik Muhaimin Iskandar bersama PKB.

Dia meyakini, hal itu menjadi upaya memperbesar dukungan bagi KKIR agar semakin dipercaya rakyat.

“Intinya kami supprot atas langkah dari PKB dalam hal ini Pak Muhaimin dan upaya melakukan penjajakan terhadap beberapa partai yang dimungkinkan bergahung dalam koalisi besar sebuah langkah yang baik dan menjadi cara kita memperkuat basis kepercayaan rakyat kepada calon preiden kami,” Muzani menutup.