iCAR V23 dan V27 Banjir Pesanan, Ini Porsi SPK Keduanya

Capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan merek iCAR di pasar otomotif Indonesia, khususnya di segmen New Energy Vehicle (NEV)

Diterbitkan 13 Agustus 2026, 07:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - iCAR Indonesia menutup partisipasinya di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan torehan positif. Selama pameran yang berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026, booth iCAR Indonesia dikunjungi lebih dari 50 ribu orang dan mencatat lebih dari 1.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

Capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan merek iCAR di pasar otomotif Indonesia, khususnya di segmen New Energy Vehicle (NEV).

Antusiasme pengunjung juga semakin terlihat dengan diperkenalkannya iCAR V27, SUV dengan teknologi Golden Range Extended Electric Vehicle (REEV). Model ini melengkapi portofolio kendaraan elektrifikasi iCAR yang sebelumnya diisi iCAR V23.

Dari total lebih dari 1.000 SPK yang berhasil dikumpulkan selama GIIAS 2026, iCAR V23 menjadi model dengan kontribusi pemesanan terbesar.

iCAR V23 menyumbang sekitar 60 persen dari total SPK, sedangkan iCAR V27 memberikan kontribusi sekitar 40 persen, meski harga resminya belum diumumkan.

Pencapaian tersebut menunjukkan tingginya minat konsumen terhadap dua model iCAR yang menawarkan pendekatan elektrifikasi berbeda.

"Kami sangat mengapresiasi sambutan luar biasa yang diberikan masyarakat Indonesia selama GIIAS 2026. Dengan capaian lebih dari 1.000 SPK, hasil ini menunjukkan bahwa awareness dan penerimaan terhadap brand iCAR terus berkembang positif di Indonesia," ujar Marshall Ma, Country Director iCAR Indonesia.

Menurutnya, semakin dikenalnya iCAR V23, ditambah tingginya antusiasme terhadap iCAR V27, menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperkuat posisi di pasar kendaraan energi baru Indonesia.

Perluasan Jaringan

GIIAS 2026 menjadi kesempatan bagi iCAR untuk memperkenalkan dua pendekatan elektrifikasi melalui produk yang berbeda.

iCAR V23 mengusung teknologi Battery Electric Vehicle (BEV), sementara iCAR V27 menggunakan teknologi Golden REEV.

Kehadiran keduanya memberikan alternatif bagi konsumen dengan kebutuhan dan gaya hidup yang beragam.

Selain pemesanan kendaraan, antusiasme masyarakat juga terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi test drive.

Pengunjung dapat merasakan secara langsung karakter berkendara yang ditawarkan jajaran kendaraan iCAR.

Booth iCAR Indonesia juga mengusung filosofi "Classic Never Fades". Konsep tersebut dipadukan dengan desain kendaraan yang timeless, teknologi kendaraan energi baru, serta karakter khas yang menjadi identitas merek.

Setelah GIIAS 2026, iCAR menyatakan akan melanjutkan penguatan bisnisnya di Indonesia.

Fokus perusahaan mencakup pengembangan portofolio kendaraan energi baru, peningkatan pengalaman pelanggan, perluasan jaringan, hingga penguatan layanan purna jual.

"Ke depan, kami akan terus memperluas portofolio New Energy Vehicle di Indonesia sekaligus meningkatkan pengalaman pelanggan, baik melalui pengembangan produk, perluasan jaringan, maupun layanan purna jual," tutup Marshall.