Sailun Perluas Jejak Global Lewat Pabrik Ban Terbarunya di Indonesia

Sailun telah masuk jajaran 10 besar produsen ban global dengan fasilitas produksi dan operasional di berbagai negara, seperti Vietnam, Kamboja, Indonesia, Meksiko, dan Mesir.

Diterbitkan 18 Januari 2026, 08:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia menjadi pasar strategis yang terus diperkuat oleh Sailun Group. Keseriusan tersebut diwujudkan melalui pembangunan pabrik ban di Demak, Jawa Tengah, yang dioperasikan PT Sailun Manufacturing Indonesia dan kini telah memasuki tahap produksi massal berskala besar.

General Manager Asia Region & PT Sailun Tire Indonesia, Cao Guo Qiang mengatakan, dimulainya produksi massal ini menjadi tonggak penting bagi Sailun di Tanah Air sekaligus membuka peluang yang lebih luas di kawasan regional.

“Ini bukan hanya merupakan tonggak penting bagi pabrik Sailun Indonesia yang kini memasuki tahap produksi massal berskala besar, tetapi juga menjadi jendela resmi bagi Sailun Group untuk meluncurkan seluruh lini produk kami kepada para mitra dan pasar di Indonesia serta kawasan sekitarnya,” terang Cao Guo Qiang di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/1/2026) malam.i

Didirikan sejak 2002, Sailun secara konsisten mengedepankan inovasi teknologi, kualitas produk, dan layanan unggulan sebagai kekuatan utama. Visi perusahaan adalah menjadi salah satu merek ban terkemuka di dunia.

Saat ini, Sailun telah masuk jajaran 10 besar produsen ban global dengan fasilitas produksi dan operasional di berbagai negara, seperti Vietnam, Kamboja, Indonesia, Meksiko, dan Mesir. Jaringan pemasarannya pun telah menjangkau lebih dari 180 negara dan wilayah.

“Kami terus berkembang pesat dan melangkah menuju tujuan globalisasi yang lebih tinggi dan lebih kuat,” katanya.

Menurut Cao, produk berkualitas tinggi merupakan fondasi utama dalam membangun nilai merek. Selama bertahun-tahun, Sailun terus mendorong inovasi dan meningkatkan kualitas melalui keunggulan teknologi, sehingga mampu meraih kepercayaan pasar global.

Saat ini, produk Sailun telah digunakan secara luas di berbagai sektor, mulai dari kendaraan penumpang, kendaraan niaga, alat berat, hingga sektor pertambangan, pelabuhan, pertanian, dan bandara.

“Produk Sailun dirancang untuk memenuhi kebutuhan beragam pasar, kondisi kerja, dan aplikasi di seluruh dunia,” jelasnya.

Lebih lanjut, Cao mengungkapkan bahwa pembangunan pabrik Sailun Indonesia dimulai pada September 2024.

Ban pertama berhasil diproduksi pada Mei 2025, dan kini fasilitas tersebut telah berkembang menjadi pabrik ban pintar dengan kemampuan produksi lengkap.

Lini Produk Lengkap

Pabrik ini memproduksi berbagai jenis ban, meliputi PCR (Passenger Car Radial), TBR (Truck and Bus Radial), OTR (Off-The-Road), tube, dan flap. Khusus untuk OTR, pabrik Sailun Indonesia menjadi satu-satunya perusahaan di Indonesia yang merealisasikan produksi ban OTR secara lokal.

“Hal ini berarti stabilitas pasokan yang lebih tinggi, waktu pengiriman yang lebih singkat, serta memungkinkan Sailun mewujudkan konsep ‘Diproduksi di Indonesia, Melayani Indonesia, Menjangkau Kawasan Regional’,” beber Cao.

Sementara itu, PCR/TBR Director PT Sailun Tire Indonesia, Eko Supriyatin menjelaskan, pada fase pertama pabrik Sailun Manufacturing Indonesia memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 3,6 juta unit ban PCR, 600 ribu unit TBR, 37 ribu ton OTR, serta 15 juta unit ban dalam.

Setidaknya terdapat empat merek ban yang akan dipasarkan, yakni Sailun, RoadX, Blackhawk, dan Maxam. Untuk segmen PCR, tersedia lebih dari 6.000 varian produk yang mencakup kebutuhan UHP/HP, SUV 4x4, light truck, racing, four season, winter, hingga run-flat.

Sementara itu, produk TBR memiliki lebih dari 2.000 varian yang ditujukan untuk penggunaan long haul, regional, mixed service, urban, coach, industrial dan mining, termasuk untuk kebutuhan musim dingin.

Adapun untuk segmen OTR, Sailun menyediakan sekitar 1.500 produk yang mencakup kebutuhan konstruksi umum, pertambangan, pertanian, kehutanan, hingga material handling.

Dengan kehadiran pabrik di Indonesia, Sailun optimistis dapat memperkuat daya saing industri ban nasional sekaligus memenuhi kebutuhan pasar domestik dan regional secara lebih efisien.