Deretan Rekor Tercepat Nürburgring 2025, dari Hypercar Hybrid hingga EV China

Sejumlah supercar dan hypercar mencatatkan waktu putaran paling impresif di Sirkuit Nürburgring Nordschleife sepanjang 2025.

Diterbitkan 01 Januari 2026, 09:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sirkuit Nürburgring Nordschleife kembali menjadi ajang pembuktian kecepatan bagi para produsen otomotif dari berbagai penjuru dunia sepanjang tahun 2025. Lintasan legendaris yang membentang sepanjang 20,8 kilometer ini dikenal luas dengan julukan “Green Hell”, sebuah sebutan yang merepresentasikan tingkat kesulitan ekstrem sekaligus prestise tinggi bagi setiap kendaraan yang mampu menaklukkannya.

Di sirkuit inilah, kemampuan teknis, ketahanan mekanis, serta karakter performa mobil benar-benar diuji dalam kondisi paling menantang.

Dengan kombinasi tikungan cepat, tanjakan dan turunan tajam, serta permukaan lintasan yang menuntut presisi tinggi, Nürburgring tetap menjadi tolok ukur paling relevan dalam mengukur performa kendaraan high-performance.

Tak hanya mobil balap murni, mobil produksi massal hingga edisi khusus berperforma tinggi pun berlomba mencatatkan waktu terbaik sebagai bukti kapabilitas teknologinya.

Dilansir carmag, daftar catatan waktu terbaru menunjukkan bahwa mobil-mobil supercar bermesin pembakaran internal (ICE) dan hybrid masih mendominasi papan atas waktu tercepat.

Mercedes-AMG One, yang mengusung teknologi hybrid turunan Formula 1, tetap kokoh di posisi teratas sebagai mobil produksi tercepat secara keseluruhan di Nürburgring, dengan torehan waktu di kisaran 6 menit 35 detik.

Di belakangnya, model-model ikonik seperti Porsche 911 GT2 RS Manthey dan Lamborghini Aventador SVJ membuktikan bahwa mesin konvensional masih memiliki daya saing tinggi di lintasan ekstrem ini.

Tak kalah menarik, Porsche 911 GT3 model 2025 dengan transmisi manual juga mencetak prestasi tersendiri sebagai mobil manual tercepat di Nürburgring, menegaskan bahwa keterlibatan pengemudi tetap memiliki tempat istimewa di tengah derasnya arus elektrifikasi.

Dominasi EV dan Catatan Luar Biasa dari Produsen China

Era elektrifikasi juga tak kalah kompetitif di “Green Hell”, terutama pada kategori kendaraan listrik produksi massal.

BYD Yangwang U9 Xtreme, hypercar listrik dari China, sukses dengan mencatatkan waktu 6 menit 59,157 detik, menjadikan mobil listrik produksi pertama yang memecahkan batas tujuh menit di Nürburgring dan menjadi tonggak penting bagi EV performa tinggi.

Pada posisi selanjutnya, Xiaomi SU7 Ultra mencatatkan rekor sebagai salah satu kendaraan listrik tercepat maupun salah satu produsen EV yang menggebrak dunia dengan catatan waktu 7 menit 04,957 detik.

Meskipun bukan menjadi yang tercepat secara keseluruhan, pencapaian Xiaomi ini mengungguli banyak mobil listrik lainnya dan menunjukkan kompetisi yang semakin ketat di kelas EV high performance.

Catatan Menarik dari Pabrikan Amerika

Pabrikan Amerika juga ikut meramaikan papan catatan dengan capaian impresif, terutama dari Chevrolet Corvette ZR1X yang telah berhasil mencatat waktu 6 menit 49,28 detik di Nürburgring dan menjadikannya mobil produksi Amerika menjadi yang tercepat di sirkuit tersebut. Selain itu, varian ZR1 yang sedikit lebih lambat juga menempati posisi atas di daftar catatan waktu.

Catatan waktu di Nürburgring Nordschleife sepanjang 2025 memperlihatkan bagaimana persaingan performa kendaraan terus memanas antara produsen tradisional, pabrikan EV pendatang, serta kombinasi teknologi hybrid dan listrik.

Dari rekor keseluruhan hingga capaian EV terbaru, sirkuit legendaris ini tetap menjadi panggung utama bagi inovasi dan prestasi otomotif global.