Toyota Veloz Hybrid vs Mitsubishi XPander Hybrid, Mana Lebih Oke?

Melihat dua mobil segmen MPV hybrid idaman keluarga perkotaan, yaitu Toyota Veloz dengan Mitsubishi XPander. Dengan Toyota Veloz yang hadir lebih dahulu di Indonesia, disusul dengan XPander di waktu yang akan datang.

Diterbitkan 10 Desember 2025, 17:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mitsubishi XPander hybrid muncul lebih dulu di Thailand dengan harga Rp 478 juta. Namun hingga kini belum ada kepastian bakal masuk pasar Indonesia.

Sementara Toyota Veloz hybrid telah meluncur di Tanah Air dengan harga perkenalan Rp 299 juta. Keduanya sama-sama mengusung teknologi strong hybrid.

Jika Mitsubishi XPander hybrid masuk pasar nasional, maka Toyota Veloz hybrid akan menemui lawan sepadan. Pasalnya, Suzuki Ertiga hybrid yang jauh lebih dulu masuk Indonesia mengusung teknologi mild-hybrid.

Lantas, apa saja yang ditawarkan oleh Mitsubishi XPander hybrid maupun Toyota Veloz hybrid? Berikut ulasannya:

XPander hybrid menggunakan mesin baru berkode 4A92 dengan kapasitas 1.590 cc, 4 silinder, MIVEC, DOHC, 16 valves yang diadopsi oleh siklus Atkinson cycle. Siklus tersebut digabungkan dengan pompa air listrik guna mengurangi gesekan dan menghemat bahan bakar. 

Sistem dari mobil hybrid ini disinyalir menggunakan teknologi milik Nissan e-Power. 

Mitsubishi XPander hybrid juga dilengkapi dengan teknologi Mitsubishi e:Motion, yang mencakup sistem hybrid elektrik untuk efisiensi bahan bakar juga menjaga performa tetap optimal.

Mobil keluarga 7 penumpang ini dilengkapi juga dengan Active Yaw Control (AYC) guna meningkatkan stabilitas saat bermanuver. 

Lebih jauh, model XPander hybrid ini dilengkapi juga dengan 7 mode berkendara yang memungkinkan penyesuaian mode berkendara sesuai kondisi jalan.

Sebuah kombinasi yang dihadirkan oleh merek dengan logo tiga berlian ini untuk meningkatkan pengalaman berkendara yang aman dan juga ramah lingkungan. 

Lanjut ke Toyota Veloz hybrid yang menggunakan mesin berkode 2NR-VEX, dengan sistem Toyota hybrid System (THS), 1.496 cc, 4 silinder, inline 16-valves DOHC dengan dual VVT-i. Sistem tersebut yang menghemat konsumsi bensin secara halus.

Sistem tersebut kemudian diatur oleh Power Split Device (PSD) yang mengatur proporsi bahan bakar sesuai dengan kondisi penarikan gas. 

Toyota Veloz hybrid menawarkan teknologi berkendara utama seperti ECO, normal, dan sport untuk efisiensi dan performa, serta terdapat fitur canggih Adaptive Cruise Control (ACC) dan Toyota Safety Sense (TSS) guna menjaga jarak aman secara otomatis. 

Desain Eksterior dan Interior

Mitsubishi XPander hybrid hadir dengan ciri khas desain “Dynamic Shield” khas merek tersebut. Hadir dengan gril besar beraksen hitam dan bumper berotot yang memberikan kesan kuat di segala medan. 

Ditambah juga dengan belt line molding dan dynamic shield hitam, antena sirip hiu, serta velg alloy yang menambah kesan tangguh dan modern. terdapat juga tambahan fitur seperti lampu depan, serta airdam depan, samping, dan belakang, menambah kesan sporty.

Masuk ke bagian interiornya, model dari merek berlogo berlian tiga ini menggunakan material soft touch lebih merata di dasbor, door trim, dan joknya yang terasa lebih premium. 

Fitur charging port untuk tiap baris kursi juga terdapat fitur keamanan Active Stabillity Control (ASC). 

Lanjut ke Toyota Veloz hybrid yang hadir dengan konsep sporty, elegan, dan lebih modern. Hadir dengan gril besar dengan aksen krom disertai lampu LED yang futuristik juga bumper yang agresif guna tampilkan kesan sporty. 

Dengan pertahankan kesan sporty, Toyota Veloz hybrid menjaga kesannya sebagai MPV keluarga yang kuat dan elegan. 

Interiornya pun hadir dengan head unit 9 inci dan layar LCD untuk rear seat entertainment. fitur wireless charging yang terdapat pada varian tertingginya menjadikan kenyamanan lebih bagi setiap pengendara ditambah dengan fitur keselamatan TSS.

 

Lantas, Mana yang Terbaik?

Pada akhirnya, baik Toyota maupun Mitsubishi sama-sama membawa karakter berbeda dalam menawarkan teknologi hybrid untuk kebutuhan keluarga Indonesia.

Veloz Hybrid tampil sebagai pilihan yang paling realistis saat ini dan sudah resmi dirilis, mengusung sistem self-charging hybrid Toyota yang terkenal efisien, mudah dirawat, dan ramah pengguna harian. 

Sementara itu, Xpander Hybrid menawarkan potensi performa lebih besar berkat kombinasi mesin motor listrik yang dikembangkan Mitsubishi, sebuah formula yang menjanjikan tenaga lebih responsif ketika membawa penumpang penuh atau menghadapi rute menantang.

Meski keduanya belum sepenuhnya berada di gelanggang yang sama karena Xpander Hybrid masih menunggu momen peluncuran di Indonesia, persaingan ini sudah menunjukkan bahwa segmen MPV hybrid akan semakin menarik. 

Pada akhirnya, pilihan kembali pada kebutuhan, yaitu efisiensi dan ketersediaan langsung lewat Veloz Hybrid, atau menunggu potensi tenaga ekstra dan teknologi baru dari Xpander Hybrid.

Koompetisi ini semakin memudahkan konsumen mendapatkan mobil keluarga yang lebih irit, lebih halus, dan lebih ramah lingkungan.