Liputan6.com, Jakarta - Kebiasaan kerap berganti-ganti bahan bakar minyak (BBM) terlihat sepele dan dianggap tidak akan berdampak pada mesin. Padahal, praktik gonta-ganti BBM justru bisa menimbulkan masalah serius bagi performa dan keawetan mesin mobil dalam jangka panjang.
Perlu diketahui, mobil-mobil keluaran terbaru kini dirancang dengan sistem pembakaran yang semakin presisi. Setiap mesin memiliki rasio kompresi dan teknologi injeksi bahan bakar yang disesuaikan dengan nilai oktan tertentu.
Ketika jenis BBM yang digunakan tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan, proses pembakaran di ruang mesin menjadi tidak sempurna. Akibatnya, tenaga mobil menurun, konsumsi bahan bakar meningkat, dan efisiensi mesin pun terganggu.
Advertisement
Penggunaan BBM dengan nilai oktan lebih rendah dari rekomendasi pabrikan bisa memicu gejala knocking atau yang dikenal dengan istilah “ngelitik”.
Gejala ini ditandai dengan munculnya suara ketukan halus dari ruang bakar, akibat bahan bakar sudah terbakar sebelum waktunya. Bila dibiarkan, kondisi tersebut bisa menyebabkan kerusakan serius pada piston, katup, hingga kepala silinder.
Sebaliknya, memakai BBM dengan oktan terlalu tinggi juga tidak selalu membawa manfaat. Pembakaran justru bisa menjadi kurang efisien karena tidak sesuai dengan desain mesin.
Kebiasaan gonta-ganti BBM memang tampak seperti solusi cepat untuk menghemat pengeluaran, terutama saat harga BBM naik. Namun, risiko yang ditimbulkan terhadap mesin mobil justru jauh lebih besar.
Kerusakan akibat pembakaran yang tidak sempurna bisa membuat Anda harus mengeluarkan biaya servis atau perbaikan yang nilainya jauh lebih mahal dibanding penghematan sesaat dari selisih harga BBM.
Agar performa mesin tetap optimal dan usia kendaraan lebih panjang, sebaiknya gunakan BBM yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan secara konsisten.
Dengan begitu, Anda tidak hanya menjaga tenaga mobil tetap prima, tetapi juga memastikan sistem pembakaran bekerja efisien serta menghindari kerusakan komponen mesin di kemudian hari.
Risiko Gonta-Ganti BBM Secara Rutin
Menurut teknisi otomotif, mesin membutuhkan waktu adaptasi setiap kali mengganti jenis BBM.
Bila dilakukan terlalu sering, sistem injeksi bahan bakar akan kesulitan untuk menyesuaikan campuran udara dan bahan bakar yang optimal, akibatnya akan muncul berbagai efek negatif seperti:
1. Performa mesin menurun karena pembakaran tidak stabil
2. Konsumsi BBM meningkat. Sistem bekerja lebih keras untuk menyeimbangkan suplai bahan bakar.
3. Muncul kerak diruang bakar, jika BBM lama dan baru tercampur di dalam tangka.
4. Emisi gas buang meningkat, bikin kendaraan tidak lagi ramah lingkungan.
Dilansir dari ibid.astra.co.id, kebiasaan gonta-ganti BBM akan menyebabkan ketidakseimbangan rasio udara dan bahan bakar diruang mesin.
Jika mencampurkan yang tidak tepat akan menimbulkan deposit karbon pada injector, busi, dan katup. Hal ini dapat menurunkan performa kendaraan secara signifikan.
Ketika BBM berbeda jenis tercampur dalam tangki, misalnya Pertalite dan Pertamax yang kualitasnya berbeda akan membuat menjadi tidak stabil.
Perbedaan adaptif dan kandungan kimia bisa menimbulkan reaksi yang dapat memicu endapan, penyumbatan filter bahan bakar, dan menurunkan efisiensi sistem pembakaaran.
Advertisement
Tips Aman Menggunakan BBM
1. Gunakan BBM yang sesuai dengan rasio kompresi mesin. Cek buku manual atau stiker yang ada di tutup tangka bensin untuk memastikan jenis yang tepat.
2. Hindari pencampuran BBM berbeda jenis. Ketika ingin berganti, habiskan terlebih dahulu bensin yang ada di tangka hingga hampir kosong.
3. Lakukan servis berkala. Perhatikan busi, injektor, dan filter bensin sangat penting agar performa tetap optimal.
4. Jangan tergiur dengan harga BBM yang murah. Bensin dengan oktan rendah memang lebih hemat diawal, tapi bisa memicu kerusakan mesin dalam jangka panjang.
5. Isi di SPBU resmi. Selalu pastikan bensin yang digunakan berasal dari sumber terpercaya agar kualitasnya terjamin.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297860/original/099954200_1784109220-cek_fakta_-_purbaya_kuis_tebak_nama_kota.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380981/original/046199200_1760441878-klaim_link_magang_kemnaker.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299864/original/085658400_1784277079-pupuk_subsidi_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5393418/original/091550800_1761553691-istockphoto-153794211-612x612.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300004/original/015093400_1784283318-000_C2EH69E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4246766/original/006828700_1669910509-AP22335568653043.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295935/original/031909000_1783995386-063_2285696199.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4256899/original/040579900_1670717208-Inggris_vs_Prancis_di_Laga_Perempat_Final_Piala_Dunia_2022-AP__11_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4205869/original/033832800_1666872124-000_32G277K.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4682019/original/069510400_1702289989-20231211-Javier_Milei-AFP_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298217/original/010036300_1784154923-Argentina_s_Lautaro_Martinez_england.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297036/original/087342800_1784067028-fran2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299157/original/011157800_1784196356-prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261577/original/041528400_1781746737-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_07.45.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2265569/original/050855900_1530514161-20180702-Harga-Pertamax-Naik-di-Semua-Daerah--TALLO-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4138840/original/056965600_1661742700-dawn-mcdonald-TIZmsrOw7vc-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5195353/original/033178300_1745366400-20250423_075617.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8231736/original/082184600_1781092165-DSC02067.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261576/original/029518600_1781746723-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_07.45.19__1_.jpeg)