Liputan6.com, Jakarta - Chief Executive Officer (CEO) INPEX Corporation Takayuki Ueda menyatakan, Proyek Energi ABADI di Blok Masela akan menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang sekaligus memperkuat ketahanan energi di kawasan Indo-Pasifik.
Menurut dia, proyek tersebut juga diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi. Ueda mengatakan kajian Universitas Indonesia dan Universitas Pattimura pada 2025 memperkirakan Proyek Energi ABADI dapat menyumbang sekitar US$ 137,7 miliar atau Rp 2.447 Triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah 17.990) terhadap perekonomian nasional. Selain itu, proyek tersebut berpotensi menyerap hingga 12.000 tenaga kerja pada puncak fase konstruksi.
“Proyek ini akan menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi jangka panjang dengan menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan generasi mendatang. Selain itu, melalui pasokan energi, proyek ini memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung ketahanan energi Jepang maupun kawasan Indo-Pasifik,” kata Ueda di site Blok Masela, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis, 16 Juli 2026, dikutip Jumat, 17 Juli 2026
Advertisement
Ia menambahkan, nama ABADI dipilih sebagai simbol harapan agar proyek tersebut dapat terus memberikan manfaat dalam jangka panjang. Dia menuturkan, setelah bertahun-tahun menjadi pembahasan di kalangan pemerintah, investor, dan pelaku industri, proyek itu kini memasuki tahap pelaksanaan di Saumlaki. Ueda menegaskan, keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari nilai investasi maupun dampak ekonomi, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat setempat.
“Bagi kami, keberhasilan proyek ini tidak hanya diukur dari angka-angka tersebut, melainkan dari sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan secara nyata dan berkelanjutan oleh masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di sekitar wilayah proyek,” ujarnya.
Artikel Proyek Energi ABADI Blok Masela Bakal Sumbang Rp 2.477 Triliun untuk Indonesia menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis Liputan6.com? Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Sabtu, (18/7/2026):
1. Proyek Energi ABADI Blok Masela Bakal Sumbang Rp 2.477 Triliun untuk Indonesia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298278/original/012556200_1784164918-pic-project.webp)
Chief Executive Officer (CEO) INPEX Corporation Takayuki Ueda menyatakan, Proyek Energi ABADI di Blok Masela akan menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang sekaligus memperkuat ketahanan energi di kawasan Indo-Pasifik.
Menurut dia, proyek tersebut juga diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi. Ueda mengatakan kajian Universitas Indonesia dan Universitas Pattimura pada 2025 memperkirakan Proyek Energi ABADI dapat menyumbang sekitar US$ 137,7 miliar atau Rp 2.447 Triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah 17.990) terhadap perekonomian nasional. Selain itu, proyek tersebut berpotensi menyerap hingga 12.000 tenaga kerja pada puncak fase konstruksi.
“Proyek ini akan menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi jangka panjang dengan menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan generasi mendatang. Selain itu, melalui pasokan energi, proyek ini memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung ketahanan energi Jepang maupun kawasan Indo-Pasifik,” kata Ueda di site Blok Masela, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis, 16 Juli 2026, dikutip Jumat, 17 Juli 2026
Ia menambahkan, nama ABADI dipilih sebagai simbol harapan agar proyek tersebut dapat terus memberikan manfaat dalam jangka panjang. Dia menuturkan, setelah bertahun-tahun menjadi pembahasan di kalangan pemerintah, investor, dan pelaku industri, proyek itu kini memasuki tahap pelaksanaan di Saumlaki. Ueda menegaskan, keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari nilai investasi maupun dampak ekonomi, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat setempat.
“Bagi kami, keberhasilan proyek ini tidak hanya diukur dari angka-angka tersebut, melainkan dari sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan secara nyata dan berkelanjutan oleh masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di sekitar wilayah proyek,” ujarnya.
Advertisement
2. Prediksi Rupiah Hari Ini 17 Juli 2026, Sentimen Timur Tengah Membayangi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4282582/original/062080800_1672910733-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_2.jpg)
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan Jumat, 17 Juli 2026 di tengah sikap hati-hati pelaku pasar yang terus mencermati perkembangan kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) serta meningkatnya tensi geopolitik global.
Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan, pergerakan rupiah masih dibayangi sentimen eksternal, terutama arah suku bunga Federal Reserve, pergerakan dolar AS, serta perkembangan konflik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi harga minyak dunia.
"Untuk perdagangan Jumat, 17 Juli 2026 mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.986 - Rp 18.030," kata Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi, dalam keterangannya, Jumat (17/7/2026).
Adapun nilai tukar rupiah ditutup menguat pada perdagangan Kamis, 16 Juli 2026 di Rp 17.986 per dolar Amerika Serikat di tengah meredanya kekhawatiran terhadap kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS).
3. OJK Cabut Izin Usaha BPR Syariah Hasanah Mandiri Depok
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5116934/original/098860400_1738379951-1738376232434_tujuan-bpr.jpg)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri Depok. Pencabutan tersebut sesuai dengan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-57/D.03/2026 tanggal 16 Juli 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Syariah Hasanah Mandiri.
Mengutip keterangan resmi OJK, Jumat (17/7/2026) Kepala OJK Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi, Edwin Nurhadi, menjelaskan pencabutan izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri merupakan bagian tindakan pengawasan yang dilakukan OJK untuk terus menjaga dan memperkuat industri perbankan serta menjaga kepercayaan masyarakat.
Pada 3 Juli 2025, OJK telah menetapkan PT BPR Syariah Hasanah Mandiri sebagai Bank dengan status pengawasan BPR Syariah Dalam Penyehatan (BDP) berdasarkan pertimbangan Rasio Kewajiban Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) di bawah ketentuan (negatif 47,98 persen) dan Cash Ratio rata-rata selama tiga bulan terakhir sebesar 0,61 persen atau kurang dari 5 persen.
Selanjutnya, pada 2 Juli 2026, OJK menetapkan PT BPR Syariah Hasanah Mandiri sebagai bank dengan status pengawasan BPR Dalam Resolusi (BDR) berdasarkan pertimbangan bahwa OJK telah memberikan waktu yang cukup kepada Pengurus dan Pemegang Saham untuk melakukan upaya penyehatan termasuk mengatasi permasalahan permodalan sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 28 Tahun 2023 tentang Penetapan Status dan Tindak Lanjut Pengawasan BPR dan BPRS.
Berita selengkapnya baca di sini
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297860/original/099954200_1784109220-cek_fakta_-_purbaya_kuis_tebak_nama_kota.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380981/original/046199200_1760441878-klaim_link_magang_kemnaker.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299864/original/085658400_1784277079-pupuk_subsidi_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298921/original/012469200_1784186973-IMG_5806__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300004/original/015093400_1784283318-000_C2EH69E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4246766/original/006828700_1669910509-AP22335568653043.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295935/original/031909000_1783995386-063_2285696199.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4256899/original/040579900_1670717208-Inggris_vs_Prancis_di_Laga_Perempat_Final_Piala_Dunia_2022-AP__11_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4205869/original/033832800_1666872124-000_32G277K.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4682019/original/069510400_1702289989-20231211-Javier_Milei-AFP_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298217/original/010036300_1784154923-Argentina_s_Lautaro_Martinez_england.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297036/original/087342800_1784067028-fran2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299157/original/011157800_1784196356-prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4826293/original/061766900_1715176240-fotor-ai-20240508204951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297020/original/005987700_1784057750-063_2286100607.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4123094/original/000657600_1660444990-20220814_092338.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5244923/original/021052000_1749267836-marc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2833299/original/094491300_1561020089-20190619-BI-Tahan-Suku-Bunga-Acuan-6-Persen1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5118640/original/076361800_1738547202-mu-29_d6cb389.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294151/original/003111900_1783815882-000_B9XL63W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294694/original/051215600_1783851058-Screenshot_2026-07-12_170902.jpg)