Wuling Cloud EV Masih Kuasai Pasar Medium Hatchback Listrik, Ini Rahasianya

Kombinasi antara desain, kenyamanan, teknologi, dan efisiensi menjadi kunci mengapa Cloud EV tetap jadi primadona di segmen medium hatchback listrik.

Diterbitkan 22 Oktober 2025, 13:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah persaingan ketat pasar mobil listrik Tanah Air, Wuling New Cloud EV berhasil membuktikan diri sebagai salah satu pilihan utama konsumen Indonesia di segmen medium hatchback listrik.

Dari data penjualan Januari hingga September 2025, Cloud EV membukukan angka penjualan sebanyak 1.955 unit. Unggul jauh dari kompetitornya seperti MG4 EV (894 unit), BYD Dolphin (520 unit), dan GWM Ora 03 (234 unit).

Ternyata, kombinasi desain, kenyamanan, teknologi, dan efisiensi menjadi kunci mengapa Cloud EV tetap jadi primadona.

Desain eksteriornya terinspirasi dari bentuk awan, memadukan unsur keanggunan dan ketenangan khas kendaraan masa depan.

Wuling mengusung konsep "Home Life Space" dalam Cloud EV, menjadikannya lebih dari sekadar alat transportasi. Dengan rasio kabin terhadap bodi sebesar 84,7 persen, interior Cloud EV terasa lapang dan nyaman.

Fitur Sofa Mode jadi andalan, kursi depan bisa direbahkan total, dan kursi belakang memiliki sudut rebah hingga 135 derajat. Cocok untuk beristirahat saat perjalanan jauh atau menunggu di tengah kemacetan kota.

Desain interiornya juga dirancang fungsional dan premium dengan panel tengah bergaya "Tea Table", 3 cup holder, tambahan 2 cup holder di belakang, dan total 18 ruang penyimpanan serbaguna.

Jangan tertipu oleh tampilannya yang kompak. Saat kursi belakang dilipat rata, Cloud EV menawarkan kapasitas bagasi hingga 1.707 liter. Bisa mengakomodir barang bawaan koper besar, perlengkapan outdoor, hingga sepeda lipat.

Urusan fitur, Wuling tak main-main. Cloud EV dilengkapi Interconnected Smartphone Function yang memungkinkan pengguna menghubungkan ponsel pintar ke layar headunit.

Selain itu, tersedia Smart Electric Tailgate yang bisa membuka pintu bagasi secara otomatis menggunakan kunci, perintah suara, atau dari head unit. Cloud EV juga tetap menyematkan asisten virtual WIND (Wuling Indonesian Command) yang mendukung perintah suara berbahasa Indonesia.

 

 

Layanan Aftersales Terjamin

Fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) jadi pelengkap penting dalam berkendara. Beberapa teknologi unggulan yang disematkan antara lain Adaptive Cruise Control, Lane Recognition, Safe Distance & Braking Assistance, hingga Lampu Otomatis. Dengan sistem ini, berkendara menjadi lebih aman, tenang, dan minim risiko.

Daya jelajah Cloud EV mencapai 460 km dalam sekali pengisian penuh. Untuk pengisian dengan listrik rumah tangga, biaya yang dikeluarkan hanya sekitar Rp 85.000.

Biaya perawatan pun tergolong sangat ramah kantong. Selama 5 tahun kepemilikan, estimasi biaya servis dan suku cadang sesuai dengan anjuran perawatan berkala hanya sekitar Rp 2,1 juta, jauh lebih murah dibandingkan mobil bermesin bensin.

Tahun ini, Cloud EV hadir dengan dua warna baru: Tungsten Steel Grey dan Aurora Silver, menambah opsi dari warna sebelumnya seperti Milk Tea, Starry Black, dan Pristine White.

Dirakit langsung di pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat, Cloud EV mendapat dukungan layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang yang lebih terjamin. Konsumen pun tak perlu khawatir soal after sales service di kemudian hari.

Cloud EV hadir dalam dua pilihan varian, yakni Pro dan Lite. Varian Lite menjadi opsi terbaru dengan harga lebih terjangkau, tanpa mengorbankan kenyamanan dan fitur andalan Cloud EV.

Varian Lite ditawarkan dengan banderol mulai dari Rp 365 jutaan. Sementara Cloud EV Pro Rp 404 jutaan. Harga tersebut untuk wilayah Jakarta.