Liputan6.com, Jakarta - Sebuah insiden melibatkan SUV listrik mewah BYD Yangwang U8 menjadi perbincangan hangat usai terekam melaju kencang di jalanan yang tergenang banjir akibat Topan Super Ragasa di Zhuhai, Guangdong, Tiongkok. Ombak besar yang ditimbulkan mobil ini disebut merusak sejumlah toko dan membuat warga panik.
Berdasarkan laporan CarNewsChina, pengemudi telah dipanggil polisi untuk diperiksa. Insiden terjadi pada 24 September malam, ketika Zhuhai memberlakukan status darurat Level I karena Topan Ragasa.
Dalam rekaman yang beredar, BYD Yangwang U8 terlihat berulang kali menerobos genangan air di Jalan Tengah Jinwan, menciptakan ombak besar yang menghantam etalase toko.
Advertisement
Gelombang dari kendaraan itu bahkan disebut memecahkan kaca dan merusak pintu beberapa bangunan. Sejumlah pejalan kaki terdengar panik, sementara pengemudi mendapat konfrontasi dari warga sekitar yang menilai aksinya berbahaya.
Seorang pemilik toko mengaku mengalami kerugian besar setelah listrik di tokonya padam.
“Setelah kendaraan lewat, seluruh sirkuit runtuh,” ujarnya. Persediaan barang rusak, sistem CCTV mati, dan toko tidak bisa beroperasi.
Polisi Turun Tangan, Kasus Masih Diselidiki
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5363616/original/054457000_1758952791-weixin-image_20250925120247_302_10-large-picsart-aiimageenhancer-2048x1480.jpg)
Polisi Zhuhai memastikan sudah memanggil pengemudi U8 untuk dimintai keterangan.
Para pedagang yang terdampak juga diarahkan untuk melaporkan kerugian serta menyerahkan rekaman CCTV sebagai bukti. Hingga kini, kasus masih dalam penyelidikan.
Peristiwa ini memicu diskusi soal keselamatan publik saat bencana dan tanggung jawab pengemudi ketika menghadapi jalanan yang terendam banjir. Banyak pihak menilai pengemudi lalai karena nekat melintas berkali-kali di area yang rawan.
Advertisement
SUV Rp 2,4 Miliar dengan Fitur Tangguh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4284561/original/034776200_1673093754-liputan6-BYD-Yangwang-U8-01.jpg)
Sebagai catatan, BYD Yangwang U8 adalah SUV listrik mewah yang diluncurkan pada 2023 dengan harga sekitar 1,089 juta yuan atau Rp2,4 miliar.
Mobil ini didesain gagah dengan panjang 5,3 meter dan tinggi hampir 2 meter, serta punya kemampuan melibas air hingga kedalaman 1,4 meter pada varian Off-road Master Edition.
Keunggulannya terletak pada sistem penggerak Intelligent Individual Wheel Drive (IWD) dengan empat motor independen.
Fitur ini memungkinkan mobil berputar di tempat hingga 180 derajat, bahkan bisa mengapung selama 30 menit dalam kondisi darurat banjir.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261577/original/041528400_1781746737-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_07.45.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5164799/original/043621100_1742183216-dbe96acd3b3529457b7c0146890290a1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3882776/original/031795500_1758623463-IMG-20250923-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5363615/original/023338000_1758952791-f509f87fed48ffd6aa76c6e0eed46c75-large-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409523/original/014973200_1479454255-China.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/286532/original/085156900_1481861189-goa_langir.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257100/original/080406300_1781208059-selebrasi_julian_quinones_meksiko_afrika_selatan_ap_eduardo_verdugo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520243/original/086003700_1782447581-063_2283364709.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519978/original/083186800_1782447080-063_2283364620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264064/original/002049400_1782077143-kevin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259465/original/002024800_1781501908-Manuel_Neuer.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8516358/original/046339900_1782441794-pepe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264182/original/093339000_1782097612-063_2282690884.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258200/original/037838200_1781326433-000_B6XQ9ZM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258839/original/015610100_1781416618-IMG-20260614-WA0022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2748581/original/016857400_1552342962-penatagon.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8440972/original/063692400_1782333943-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8408666/original/027545800_1782291949-WhatsApp_Image_2026-06-23_at_18.58.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4347729/original/082024200_1678087558-20230306-Ekonomi-China-AP-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8356237/original/053964100_1782231067-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258474/original/070070600_1781346469-AP26163500989479.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4624471/original/065960600_1698291635-ilya-cher-UHFTNwaQg9o-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3446275/original/059417200_1620013831-eric-prouzet-UipokEnGOyE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3314597/original/073889600_1606993116-20201203-Kementan-Targetkan-8_2-Juta-Hektare-Sawah-untuk-20-Juta-Ton-Beras-2.jpg)