Mobil Terbalik dan Kaca Pecah, Pereli Ini Mampu Bangkit di APRC Sumut

Mengandalkan Hyundai i20 N Rally2, keduanya akhirnya berhasil menuntaskan perlombaan pada Leg 2 dengan hasil positif

Diterbitkan 10 Agustus 2026, 13:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Semangat pantang menyerah ditunjukkan tim DMO Garage Pertamax Turbo Fin+ dalam gelaran Asia Pacific Rally Championship (APRC) dan Kejurnas Rally di Sumatera Utara, 7-8 Agustus 2026.

Pasangan pereli Aldio Oekon dan Respati Adhi (Adhi KZ) mampu bangkit setelah mengalami insiden berat pada Leg 1. Mengandalkan Hyundai i20 N Rally2, keduanya akhirnya berhasil menuntaskan perlombaan pada Leg 2 dengan hasil positif.

Pada Leg 1, Aldio dan Adhi KZ mengalami insiden yang membuat mobil terbalik. Kejadian tersebut menyebabkan sejumlah kerusakan pada mobil, termasuk kaca depan yang pecah.

Situasi itu menjadi tantangan besar bagi tim DMO Garage Pertamax Turbo Fin+. Namun, kerja keras kru dan mekanik membuat Hyundai i20 N Rally2 kembali siap digunakan untuk menghadapi Leg 2.

Kondisi mobil yang belum sepenuhnya ideal membuat Aldio harus kembali membangun kepercayaan diri sekaligus menjaga fokus untuk menyelesaikan seluruh rangkaian reli.

Perjuangan Aldio Oekon dan Adhi KZ akhirnya membuahkan hasil. Setelah sempat terpuruk di posisi ke-14, keduanya mampu memperbaiki posisi secara signifikan hingga finis di peringkat keempat.

Aldio dan Adhi KZ menyelesaikan seluruh rangkaian perlombaan dengan catatan waktu 2 jam 31 menit 27,3 detik.

Bagi Aldio, keberhasilan tersebut menjadi bukti penting mengenai kekuatan tim sekaligus mental bertanding setelah menghadapi insiden pada hari sebelumnya.

“Setelah kejadian di Leg 1, fokus kami sebenarnya sederhana: bagaimana mobil bisa kembali siap dan kami bisa kembali ke lintasan. Kondisinya tentu tidak ideal, apalagi kami sempat mengalami mobil terbalik dan kaca depan pecah," ujar Aldio.

"Tapi seluruh tim bekerja sangat keras untuk memperbaiki mobil. Di Leg 2, kami berusaha melupakan apa yang terjadi sebelumnya, fokus dari satu special stage ke special stage berikutnya, dan yang paling penting adalah membawa mobil sampai finis," sambungnya.

Selain finis di posisi keempat secara keseluruhan, Aldio Oekon juga berhasil mengamankan peringkat ketiga di Kategori RC2.

Sementara itu, pasangan Donny M dan Pramurahardjo yang mengandalkan Subaru WRX STi juga menghadapi sejumlah tantangan selama perlombaan.

Pada Leg 1, keduanya sempat mengalami kendala kelistrikan pada mobil. Masalah tersebut berhasil ditangani sehingga Subaru WRX STi dapat kembali melanjutkan persaingan.

 

Kendala yang Dihadapi

Namun, keberuntungan belum berpihak kepada mereka pada Leg 2. Kerusakan pada bagian gearbox membuat Donny M dan Pramurahardjo tidak dapat melanjutkan perjuangan hingga garis finis.

Performa DMO Garage Pertamax Turbo Fin+ di Sumatera Utara kembali memperlihatkan karakter olahraga reli yang penuh tantangan dan sulit diprediksi.

Bagi tim, keberhasilan Aldio Oekon dan Respati Adhi bangkit dari insiden Leg 1 hingga finis di posisi keempat menjadi hasil penting dari akhir pekan balap yang diwarnai berbagai tantangan teknis maupun nonteknis.

“Bisa bangkit dan finis di posisi keempat tentu menjadi hasil yang sangat kami syukuri. Ini menunjukkan bahwa kami tidak menyerah meskipun sempat mengalami situasi yang sulit,” pungkas Aldio.

Hasil tersebut juga menjadi modal bagi DMO Garage Pertamax Turbo Fin+ untuk terus meningkatkan performa pada ajang-ajang berikutnya.

Tim berkomitmen memberikan performa terbaik dalam setiap kompetisi sekaligus menjadikan setiap perlombaan sebagai bagian dari proses pengembangan kemampuan pembalap, navigator, mekanik, dan seluruh kru.

Perjuangan di Sumatera Utara pun menjadi pengingat bahwa dalam dunia reli, balapan belum benar-benar berakhir sebelum mobil melewati garis finis.