Ronald Araujo di Liverpool: Gaya Main, Kecocokan dengan Sistem, dan Alasan Barcelona Melepasnya

Ronald Araujo bergabung dengan Liverpool dari Barcelona. Simak gaya bermain, kecocokannya dengan Andoni Iraola, dan alasan Barca melepasnya.

Diterbitkan 11 Agustus 2026, 05:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool mendapatkan Ronald Araujo dari Barcelona dengan status pinjaman selama satu musim. Bek tengah Timnas Uruguay berusia 27 tahun itu juga memiliki opsi pembelian permanen, sekaligus membawa pengalaman bermain di level tertinggi bersama Barcelona.

Kehadiran Araujo memberi Liverpool tambahan kekuatan di lini belakang, terutama ketika Ibrahima Konate menjadi acuan perbandingan untuk peran tersebut. Postur 6 kaki 3 inci, kecepatan, kekuatan dalam duel satu lawan satu, serta kemampuan bermain sebagai bek kanan membuatnya memiliki profil yang menarik bagi The Reds.

Akan tetapi, pertanyaan terbesar bukan sekadar bagaimana Araujo bertahan, melainkan bagaimana ia menyesuaikan diri dengan sistem Andoni Iraola. Di sisi lain, keputusan Barcelona melepas pemain yang pernah menjadi kapten klub juga memiliki alasan yang berkaitan dengan performa, tekanan mental, dan pengambilan keputusan.

Profil yang Mirip Ibrahima Konate

Araujo memiliki karakter sebagai bek yang lebih memilih menunda pergerakan lawan sebelum melakukan duel satu lawan satu. Akurasi umpannya mencapai 86 persen, tetapi sebagian besar operan dilakukan secara pendek kepada bek tengah atau bek sayap sehingga tugas membangun serangan lebih banyak diberikan kepada pemain lain.

Postur fisiknya menjadi aset penting dalam duel udara dengan catatan berada pada persentil ke-71. Kemampuan tersebut juga berpotensi membantu Liverpool memperbaiki pertahanan bola mati, yang menjadi salah satu persoalan mereka pada musim lalu.

Profil Araujo memiliki kemiripan dengan Ibrahima Konate dalam duel satu lawan satu dan kemampuan menutup ruang luas menggunakan kombinasi kekuatan serta akselerasi. Perbedaannya terlihat pada jumlah duel di area tinggi lapangan dan penguasaan bola yang berhasil dimenangkan, sesuatu yang berkaitan dengan sistem pressing Barcelona.

Tantangan di Sistem Andoni Iraola

Kecocokan Araujo dengan Iraola menjadi bagian paling menarik dari transfer ini karena pelatih Liverpool membutuhkan bek yang mampu menjaga area luas. Barcelona lebih sering menggunakan garis pertahanan datar, sedangkan Iraola menerapkan sistem pressing hibrida yang meminta bek tengah maju mengikuti penerima bola, bahkan ketika lawan turun hingga lini tengah.

Kemampuan fisik Araujo dapat menjadi modal untuk menjalankan pendekatan tersebut, tetapi ia tetap membutuhkan waktu untuk memahami pemicu pressing, menentukan pemain yang harus dikawal, dan mengatur momentum tekel. Oleh karena itu, bukan tidak mungkin Iraola juga menyesuaikan pendekatannya agar karakter pemain baru dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Araujo juga memberi fleksibilitas di posisi bek kanan ketika Conor Bradley belum kembali. Pengalaman menghadapi Vinicius Junior bahkan pernah membuat penyerang Real Madrid itu menilai Araujo sebagai pemain yang paling sulit menjaganya.

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Diketahui bahwa masa kontrak Araujo di barcelona berakhir pada 30 Juni 2023.
    Diketahui bahwa masa kontrak Araujo di barcelona berakhir pada 30 Juni 2023.
    Ronald Araujo
  • Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool
  • Barcelona adalah salah satu klub besar dunia yang bermain di La Liga Spanyol
    FC Barcelona adalah klub sepak bola Spanyol yang dikenal dengan dominasinya di kompetisi domestik dan Eropa, serta memiliki sejarah panjang dalam pengembangan talenta muda dan strategi transfer yang dinamis.
    Barcelona
  • Andoni Iraola
  • Ibrahima Konate