Sukses

Top 3 Berita Hari Ini: Salah Bawa Motor Orang dan Yamaha R1 Spesial Valentino Rossi

Liputan6.com, Jakarta - Informasi mengenai video viral seorang pengendara motor yang teledor hingga salah bawa motor orang menarik perhatian pembaca Liputan6.com.

Selain itu, informasi lain yang tak kalah menjadi sorotan adalah lelang aset koruptor berupa kendaraan mewah, dan motor spesial untuk Valentino Rossi.

Berikut ringkasan artikel otomotif terpopuler yang terangkum dalam top 3 berita hari ini:

1. Begini Kalau Teledor, Salah Bawa Motor Orang

Akibat keteledoran, apapun bisa saja terjadi. Termasuk salah bawa motor seperti yang dilakukan pengendara motor satu ini.

Dalam rekaman CCTV unggahan akun TikTok @h4nd12u pada Rabu (24/11/2021), awalnya terlihat ada seorang pengendara motor matik datang ke sebuah tempat.

Ia kemudian memarkirkan motornya di pojokan dan bergegas masuk ke dalam bangunan.

Selengkapnya baca di sini

 

2 dari 4 halaman

2. Lelang Aset Koruptor, 11 Kendaraan Mewah Terjual dengan Nilai Rp 6 Miliar

Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Agung (Kejagung) melelang 16 kendaraan mewah sitaan tindak pidana korupsi (tipikor) dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) PT Asuransi Jiwasraya. Dari 16 kendaraan mewah yang dilelang, 11 di antaranya laku terjual dengan nilai Rp 6.100.081.000.

Proses lelang sendiri dilakukan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta IV Jalan Prajurit KKO Usman Harun No 10 Jakarta Pusat, Rabu (24/11/2021) sekitar pukul 14.00-15.00 Wib.

Selengkapnya baca di sini

 

3 dari 4 halaman

3. Inilah Yamaha R1 Spesial untuk Valentino Rossi

Yamaha hadirkan motor spesial untuk mengenang Valentino Rossi dalam eksistensinya di MotoGP pada pameran EICMA 2021 yang berlangsung pada 25 - 28 November 2021 di Milan, Italia.

Dalam penampilannya di pameran tersebut, Yamaha, sudah menyiapkan serangkaian produk kompetitif dari Yamaha Genuine Yamaha Technology Racing (GYTR) di sekujur tubuh motor tersebut.

Selengkapnya baca di sini

4 dari 4 halaman

Infografis 8 Tips Liburan Akhir Tahun Minim Risiko Penularan Covid-19