Sukses

Ludes Terjual dalam 4 Menit, Ini yang Bikin KTM RC 8C Banyak Diburu

Liputan6.com, Jakarta - KTM RC 8C yang menawarkan pengalaman berkendara persis yang digunakan di MotoGP, terjual habis dalam waktu sangat singkat. Hanya butuh 4 menit 32 detik saat ditawarkan dalam sistem pre order pada 22 Juli 2021.

Ini merupakan motor istimewa karena hanya diproduksi 100 unit. Tapi KTM RC 8C bukanlah desain yang sepenuhnya baru. Akarnya terletak pada Kramer GP2-R 890.

Dibuat beberapa tahun lalu oleh mantan insinyur KTM dan dijual dalam jumlah kecil sebagai mesin trackday murni. Dan pada akhirnya Kramer menggandeng KTM. Hasilnya unit dirakit ulang dengan menambahkan bodywork baru yang terinspirasi MotoGP RC16.

Sebelum menyelami bagian detailnya, RC 8C dikatakan mampu menghasilkan power 126,1 hp dengan torsi puncak 74,5 pound-feet.

Tenaganya itu berasal dari mesin LC8c yang sama dengan KTM 890 Duke R, berkapasitas 889 cc berpendingin cairan delapan katup. Angka itu menempatkan dirinya memiliki power-to-weight rasio yang mirip Moto2.

Rangkanya merupakan turunan dari desain Kramer yang terbuat dari baja chromoly. Identik dengan yang digunakan pada GP2 890 R, menawarkan sudut kepala kemudi yang dapat disesuaikan, 23,3 derajat sebagai standar.

Dan dapat digerakkan 1 derajat di kedua arah untuk stabilitas yang baik atau kemudi lebih cepat. Klem rangkap tiga CNC juga memungkinkan penyetelan offset menjadi 26 mm atau 28 mm. Footpeg, crash bar, tinggi kursi, dan kedua suspensi juga dapat disesuaikan untuk preferensi pengendara.

Di bagian belakang terdapat unit ekor plastik mandiri-juga diambil langsung dari Kramer-yang berfungsi sebagai tangki bahan bakar ganda. Karena memiliki dua penampung, bagian depan diberi ruang untuk kotak udara.

Airbox yang lebih besar itu, dipadukan dengan knalpot Akrapovic dan perangkat elektronik yang dipetakan ulang. Makanya ia menghasilkan tenaga lebih besar 7 hp di atas Duke R 890.

Sementara knalpot versi standar menghasilkan tingkat kebisingan 103 desibel. Tapi KTM juga bakal menawarkan 98 desibel untuk digunakan pada trek dengan batas kebisingan yang lebih ketat.

Seperti layaknya trackbike khusus, suspensinya juga cukup istimewa. Garpu mengandalkan WP Apex Pro 7543 dan shock Apex Pro 7746, menawarkan sejumlah besar opsi penyesuaian.

Pelek Dymag, rem Brembo Stylema, dan ban slick Pirelli Diablo 120/70R17 dan 180/60R17 sebagai standar dan opsi untuk menaikkan bagian belakang ke 200/55R17.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Bagian Lainnya

Di bagian kokpit, ada dasbor balap AIM dengan layar TFT 5 inci. Terdapat pencatatan data berbasis GPS yang memungkinkan waktu putaran, posisi throttle, akselerasi, dan sejumlah informasi lain yang dapat diunduh dan dianalisis, untuk membantu rider melacak dan meningkatkan performa.

Sebuah quickshifter atas/bawah juga disertakan, dan bahkan ada lampu hujan jika digunakan saat kondisi trek basah.

Bodinya terbuat dari bahan glass reinforced plastic (GRP) yang diperkuat dengan karbon-Kevlar. Disematkan pula winglet serat karbon aerodinamis untuk kontrol wheelie dan stabilitas kecepatan tinggi.

Piranti swingarm scoop pun tak lupa dipasang untuk menambah downforce roda belakang sekaligus membantu pendinginan. Sebagai track bike yang dibuat khusus, panel bodi dirancang menggunakan mekanisme pengunci quick release system.

Elemen lain dari desain Kramer yang dibawa ke RC 8C adalah komponen crash bar. Buat pelindung bodi dibaut ke rangka, di lengan ayun dengan material khusus serta di bagian bawah garpu.

Sebagai produk dengan unit terbatas untuk kebutuhan lintasan balap, harga KTM RC 8C dipatok 38.999 dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 567 jutaan.

Pihak KTM juga memberikan opsi kepada 25 pelanggan yang beruntung untuk ikut tes di KTM Factory Racing di Jerez dengan Dani Pedrosa dan Mika Kallio pada 7-9 Oktober 2021. Tentunya dengan biaya tambahan.

Pembeli tersebut juga bakal mendapatkan stand paddock depan dan belakang, satu set ekstra velg Dymag dengan ban hujan, rem cakram cadangan, plus satu set penghangat ban, serta keramahan dan hotel selama tiga hari tes.

Sumber: Oto.com

3 dari 3 halaman

Infografis Tahan Diri atau Bisa Mati karena Covid-19