Sukses

Nostalgia dengan 3 Generasi Suzuki Satria 2-Tak

Liputan6.com, Jakarta - Motor Suzuki Satria sampai saat ini masih digemari oleh anak muda di Indonesia. Model ayam jago (ayago) yang sporty membuatnya terlihat menarik untuk dipinang.

 

Namun ternyata sebelum menjadi ayago, Suzuki Satria merupakan model motor bebek. Hadir akhir 90-an, motor 2-tak ini cukup legendaris. Bahkan masih dicari oleh pecinta sepeda motor klasik.

Diketahui motor 2-tak Suzuki Satria mempunyai tiga model, yakni Satria 120 S, Satria 120 R, dan Satria 120 R LSCM. Untuk semakin mengenal kendaraan legendaris ini, simak ulasan berikut.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 5 halaman

Suzuki Satria 120 S

Berdasarkan catatan yang ada, Suzuki Satria 120 S pertama kali masuk Indonesia pada tahun 1997. Motor ini sendiri telah menggunakan suspensi monosok dan rangka SCAF (Suzuki Computerized Analized Frame).

Kemudian Satria 120 S memakai mesin basis RG Sport 110, yaitu 120cc 2 -tak berpendingin udara dengan transmisi manual otomoatis. Dapur pacu tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 13 Tk pada 7.500 rpm dan torsi 12,7 Nm pada 6.000 rom.

Namun umur dari motor 2-tak ini tak lama. Sebab di tahun 1999 tak lagi dipasarkan dan digantikan oleh Satria 120 R.

3 dari 5 halaman

Suzuki Satria 120 R (Lumba-lumba)

Di tahun 1998 lahirlah Suzuki Satria 120 R. Karena dari sisi desain tak ada bedanya dengan 120S, maka motor kemudian dijuluki Satria Hiu.

Dari mesin sebenarnya menggunakan basic yang sama dengan Satria 120 S, namun motor ini menggunakan karbu yang lebih besar. Alhasil performanya meningkat tajam.

Bedanya lagi motor ini dibekali transmisi 6 percepatan dengan model sport. Artinya gigi 1 ke depan dan gigi 2 hingga 6 ke belakang.

Tak hanya itu saja di bagian kopling pun dirombak. Satria 120 R memakai kopling manual, sehingga tarikan motor menjadi lebih responsif dari model Satria 120 S.

Kekurangan dari motor ini terletak pada starter-nya, yakni manual atau engkol. Berbeda dengan Satria 120 S yang menggunakan engkol sekaligus elektrik.

Namun kiprahnya pun tak lama juga. Suzuki Satria 120 R tutup usia pada tahun 2003. Hal ini disebabkan peraturan pemerintah yang melarang produksi motor 2-tak.

 

4 dari 5 halaman

Suzuki Satria 120 R LSCM (Hiu)

Suzuki pun memiliki varian lain dari Satria 120 R yang didatangkan langsung dari Malaysia, yakni Satria 120 R LSCM atau yang kerap disebut Satria Hiu.

Motor ini hadir di Tanah Air pada tahun 2000. Namun kiprahnya pun tak lama, sampai 2004 saja. Setelah itu digantikan oleh Satria Fu 4-tak.

Generasi terakhir dari Satria 2-tak ini memiliki desain yang lebih sporty dari model-model sebelumnya. Lampu depan menyipit serta bodi depan didesain samping.

Satria Hiu tetap dibekali dengan mesin 120cc. Tenaga yang dihasilkan mencapai 13,3 Tk dengan kecepatan maksimumnya 130 km/jam.

Sumber: Otosia.com

5 dari 5 halaman

Infografis Pandemi Belum Berakhir, Gelombang II Covid-19 Mengancam

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.