Sukses

Mitsubishi Xpander Hybrid Meluncur 3 Tahun Lagi, Ini Buktinya

Liputan6.com, Jakarta - Mitsubishi Motors Corporation (MMC) resmi mengumumkan rencana bisnisnya dalam tiga tahun ke depan (fiskal 2020 hingga 2022). Disebut sebagai rencana small but beautiful, ada beberapa fokus strategi yang bakal dilakukan pabrikan berlambang tiga berlian tersebut.

Berdasarkan siaran pers yang diunggah di laman resmi MMC, jenama asal Jepang ini akan memusatkan sumber daya manajemen di wilayah inti. Jika disimpulkan, maka langkah bisnisnya menjadi rasionalisasi atau penghematan biaya, dan peningkatan profitabilitas.

Hal ini, bertujuan untuk mewujudkan manajemen yang solid dengan tujuan pertumbuhan yang berkelanjutan setelah periode tiga tahun rencana tersebut berjalan.

Rencana ini didasarkan pada reformasi struktural untuk secara signifikan mengurangi biaya tetap dengan optimalisasi produksi, strategi regional serta strategi produk atau teknologi.

Selain itu, pabrikan yang bermarkas di Minato City, Tokyo ini akan memperluas profitabilitasnya dengan meningkatkan teknologi unik dan kompetitif seperti PHEV, HEV, dan 4WD, juga dengan memperkenalkan model-model mutakhir yang memanfaatkan teknologi mitra Aliansi.

2 dari 4 halaman

Strategi Bisnis

Dalam presentasi pemaparan bisnisnya, Mitsubishi mengungkapkan jika pada tahun fiskal 2023 akan menghadirkan Xpander hybrid. Tidak hanya itu, akan ada juga Xpander model baru, Pajero Sport anyar, dan model baru lainnya.

Tapi, dalam presentasi tersebut, hanya informasi terkait Xpander hybrid yang terdapat foto lengkap. Sedangkan untuk rencana lainnya, baru ditampilkan foto siluet yang menampilkan produk yang dimaksud.

 

3 dari 4 halaman

Terkonsentrasi

"Kami mau mengubah strategi kami dari ekspansif, kini lebih selektif dan terkonsentrasi. Pertama, kami bakal menyelesaikan reformasi struktural perusahaan dan semakin memperkuat bidang kompetitif Mitsubishi. Pada akhirnya demi membangun struktur perusahaan yang berorientasi pada laba selama periode jangka menengah ini," ungkap Takao Kato, Chief Executive Officer MMC.

Dengan strategi tersebut, perusahaan menargetkan peningkatan pasar di Asia Tenggara. Paling tidak, terdapat kenaikan 11 persen dan mengurangi biaya tetap sebesar 20 persen atau lebih dibandingkan sebelumnya.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: