Liputan6.com, Jakarta - Piaggio Indonesia resmi memperkenalkan Vespa 946 Emporio Armani di Jakarta, Senin (21/9/2015). Diluncurkannya skutik ini adalah dalam rangka perayaan tahun ke-40 berdirinya Giorgio Armani dan ulang tahun Piaggio Group ke-130.
Skutik kolaborasi dua ikon fashion legendaris Italia ini pada dasarnya merupakan edisi spesial dari Vespa 946. Vespa 946 Emporio Armani hanya tersedia dalam satu warna saja dan menjadi warna lembut ciri khas Armani, yaitu abu-abu dengan sentuhan halus warna hijau jika dilihat dalam kondisi cahaya tertentu.
Bagian pada logam skutik ini dirancang khusus sehingga menghasilkan efek opaque. Tulisan `Emporio Armani` terpampang di bagian samping, sementara logo elang ciri khas Armani tertempel di atas lampu utama.
Pada aspek teknis, tidak ada perbedaan dengan versi sebelulmnya. Skutik ini menggendong mesin injeksi elektronik 4 katup yang diklaim meminimalisir bahan bakar dan emisi gas buang. Dilengkapi pula dengan rem cakram ganda 220 mm, rem ABS, dan roda dengan diameter 12 inci.
Menurut Marco Noto La Diega selaku managing director PT PI, motor ini seluruhnya diimpor langsung dari Italia, dan bukan dari India. "Selain itu, Vespa 946 Emporio Armani diperuntukkan bagi para Vespa lover atau fashion lover," tambahnya.
Sayangnya, Marco enggan memberitahukan berapa unit skutik eksklusif ini akan dijual. Ia hanya mengatakan, justru keterbatasan itulah yang membuat Vespa 946 Emporio Armani sangat cocok jadi incaran para kolektor dan pecinta Vespa.
"Karena tingginya tingkat eksklusivitas inilah, Vespa 946 Emporio Armani menjadi salah satu model Vespa yang paling diminati dalam sejarah Piaggio," tutup Marco.
(rio/gst)
Vespa 946 Emporio Armani Resmi Meluncur di Indonesia
Piaggio Indonesia (PI) resmi memperkenalkan Vespa 946 Emporio Armani di Jakarta, Senin (21/9/2015).
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis13 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361587/original/019138200_1790739278-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-30T103330.320.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382447/original/017524100_1792996400-Anies_Cek_Fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486120/original/097525000_1769575957-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-28T114945.709.jpg)