Kemendagri Minta Daerah Perkuat Publikasi Inovasi agar Tak Tertinggal

Kerja sama dengan berbagai kanal media menjadi strategi penguatan kelembagaan BSKDN, khususnya dalam mempromosikan kebijakan, inovasi, dan program strategis di daerah.

Diterbitkan 21 November 2025, 20:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri terus mendorong peningkatan publikasi inovasi dan praktik baik pemerintah daerah (Pemda) sebagai langkah mempercepat replikasi kebijakan serta memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.

Sekretaris BSKDN Kemendagri, Noudy R.P. Tendean, mengatakan publikasi merupakan bagian penting dalam memastikan masyarakat mendapatkan informasi kredibel, seimbang, dan mudah diakses mengenai berbagai langkah kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Media merupakan simpul penting dalam ekosistem demokrasi yang tidak hanya berperan sebagai penyebar informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam persepsi publik yang positif mengenai kinerja institusi pemerintahan,” ujar Noudy dalam keterangannya.

Ia menjelaskan bahwa kerja sama dengan berbagai kanal media menjadi strategi penguatan kelembagaan BSKDN, khususnya dalam mempromosikan kebijakan, inovasi, dan program strategis di daerah.

Menurutnya, publikasi yang kuat akan mendorong replikasi inovasi antar daerah sebagai bagian dari percepatan pembangunan nasional. Ia juga mengapresiasi daerah yang menjadi nominasi Innovation Government Award (IGA) 2025 dan mendorong mereka memaksimalkan publikasi inovasi unggulan.

 

Daerah Tak Kembangkan Inovasi Bakal Tertinggal

“Media menjadi instrumen yang memungkinkan berbagai inovasi daerah dikenal, dipahami, dan diadopsi, direplikasi secara lebih luas. Dalam hal ini daerah tidak harus selalu mulai dari nol,” kata Noudy.

Ia menegaskan daerah yang tidak mengembangkan inovasi akan tertinggal. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden dan Menteri Dalam Negeri bahwa inovasi menjadi kunci kemajuan dan pendorong efektivitas tata kelola pemerintahan.

Karena itu, publikasi inovasi disebut menjadi elemen penting dalam memperluas pengetahuan, menguatkan kolaborasi, dan mempercepat replikasi inovasi di tingkat daerah.