Liputan6.com, Bekasi: Sebanyak 14 korban tewas tabrakan beruntun di Jalan Tol Jakarta-Cikampek mulai dijemput oleh keluarga dari Rumah Sakit Karya Medika, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Senin (16/8). Hendri Kuswandi, salah seorang keluarga korban marah karena menganggap RS Karya Medika memperlambat proses pengurusan jenazah. Sedangkan seorang petugas rumah sakit menjelaskan, pihaknya masih harus menunggu pengurusan surat visum dari kepolisian. Hal ini dilakukan sesuai dengan prosedur.
Hingga siang tadi, seluruh korban meninggal kecelakaan bus sudah teridentifikasi [baca: Seluruh Korban Tewas Kecelakaan di Cikampek Teridentifikasi]. Delapan jenazah korban telah dibawa pulang pihak keluarga. Sedangkan sisanya masih berada di RS Karya Medika. Sementara itu, 11 korban luka-luka, dua di antaranya dalam kondisi kritis, masih dirawat di RS Mitra Keluarga, Bekasi.
Kecelakan beruntun berawal dari Bus Mayasari Bakti P-49 jurusan Bekasi-Kalideres yang secara tiba-tiba meluncur ke arah berlawanan di Kilometer 15 Jalan Tol Jakarta-Cikampek [baca: Tabrakan Beruntun di Tol Cikampek, Belasan Tewas]. Akibatnya bus yang melaju kencang ini melintasi median jalan dan menabrak dua mobil sekaligus.(ZAQ/Tascha Liudmila dan Theopilus Sandy)
Hingga siang tadi, seluruh korban meninggal kecelakaan bus sudah teridentifikasi [baca: Seluruh Korban Tewas Kecelakaan di Cikampek Teridentifikasi]. Delapan jenazah korban telah dibawa pulang pihak keluarga. Sedangkan sisanya masih berada di RS Karya Medika. Sementara itu, 11 korban luka-luka, dua di antaranya dalam kondisi kritis, masih dirawat di RS Mitra Keluarga, Bekasi.
Kecelakan beruntun berawal dari Bus Mayasari Bakti P-49 jurusan Bekasi-Kalideres yang secara tiba-tiba meluncur ke arah berlawanan di Kilometer 15 Jalan Tol Jakarta-Cikampek [baca: Tabrakan Beruntun di Tol Cikampek, Belasan Tewas]. Akibatnya bus yang melaju kencang ini melintasi median jalan dan menabrak dua mobil sekaligus.(ZAQ/Tascha Liudmila dan Theopilus Sandy)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3835760/original/050425800_1640739830-IMG-20211228-WA0174.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344257/original/055252700_1757482470-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_11.23.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287416/original/074940600_1783225116-cek_fakta_sandiaga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/421041/original/160804cKecelakaan2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288146/original/094182100_1783304694-000_B9C8442.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287270/original/053254800_1783206565-000_B9AD2FJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929993/original/037609900_1782959933-bos5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288110/original/010324800_1783301575-000_B9BY9L6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4752959/original/094993100_1708917074-AP24056660079487.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8869224/original/026288600_1782930974-ko8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288050/original/077739700_1783289115-000_B9BX7KA-Haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288049/original/011271500_1783288749-000_B9BX29C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8869225/original/041971000_1782930974-ko9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257144/original/052940400_1781226984-javier-aguirre.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258343/original/056341300_1781336647-063_2281311201.jpg)