Liputan6.com, Bekasi: Sedikitnya 14 orang tewas dan puluhan lainnya terluka menyusul tabrakan beruntun di Jalan Tol Jakarta-Cikampek kilometer 15 tak jauh dari gerbang tol Bekasi Timur, Jawa Barat, Ahad (15/8) sekitar pukul 19.30 WIB. Sebanyak 13 korban tewas di tempat. Sedangkan, seorang lagi menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Karya Medika Cibitung. Sementara korban luka dirawat di RS Mitra Keluarga, Bekasi.
Kejadian berawal ketika Bus Mayasari Bakti P-49 jurusan Bekasi-Kalideres melaju kencang dari arah Cikampek menyalip sebuah kendaraan di depannya. Tiba-tiba bus bernomor polisi B 7846 PV tak terkendali dan melintasi median jalan sehingga masuk ke arah berlawanan. Bus kemudian bertabrakan dengan mobil Suzuki Carry bernopol E 1412 Z. Tabrakan ini tak menghentikan laju bus hingga menabrak lagi sebuah mobil bak terbuka Mitsubishi L 300 bernopol B 939 XY. Sementara Bus Hiba Utama yang melihat peristiwa ini langsung membanting stir menghindar. Namun, manuver itu justru membuat bus terguling dan terpersok di parit jalan tol.
Nono, salah seorang korban yang menumpang Mayasari Bakti mengatakan, saat itu bus penuh dengan penumpang. Dia mengaku tak ingat dengan jelas peristiwa itu. "Tahu-tahu, grek kena tulang," kata Nono di RS Mitra.
Sementara isak tangis keluarga korban tabrakan tampak di RS Karya Medika. Seorang istri tak kuat menahan emosi mendapatkan suaminya meninggal, bersama 13 korban lainnya. Sebanyak 10 korban tewas teridentifkasi. Sedangkan 4 korban lain belum diidentifkasi karena mereka tidak membawa tanda pengenal.
Hingga kini, sopir bus Mayasari Bakti belum diketahui keberadaannya. Polisi masih menghimpun keterangan dari beberapa korban. Peristiwa ini sempat membuat arus lalu lintas dari Jakarta menuju Cikampek macet total.(ZAQ/Teguh Dwi Hartono, Raditiyo Wicaksono, dan Anto Susanto)
Berikut adalah nama korban meninggal:
1. Eko Kurniawan (26), Pulo Asem, Jakarta Timur
2. Kuswanto (54), Cipanjang, Banjarharjo, Brebes, Jawa Tengah
3. Kaming (42), Brebes
4. Sujono (56), Pulogadung, Jaktim
5. Suwarta, Kuningan, Jabar
6. Rustam (29), Kuningan
7. Darma (41), Kuningan
8. Arifin (29), Babelan, Bekasi
9. Darsini, Kuningan
10. Riko Herwandi (29), Cibitung.
Kejadian berawal ketika Bus Mayasari Bakti P-49 jurusan Bekasi-Kalideres melaju kencang dari arah Cikampek menyalip sebuah kendaraan di depannya. Tiba-tiba bus bernomor polisi B 7846 PV tak terkendali dan melintasi median jalan sehingga masuk ke arah berlawanan. Bus kemudian bertabrakan dengan mobil Suzuki Carry bernopol E 1412 Z. Tabrakan ini tak menghentikan laju bus hingga menabrak lagi sebuah mobil bak terbuka Mitsubishi L 300 bernopol B 939 XY. Sementara Bus Hiba Utama yang melihat peristiwa ini langsung membanting stir menghindar. Namun, manuver itu justru membuat bus terguling dan terpersok di parit jalan tol.
Nono, salah seorang korban yang menumpang Mayasari Bakti mengatakan, saat itu bus penuh dengan penumpang. Dia mengaku tak ingat dengan jelas peristiwa itu. "Tahu-tahu, grek kena tulang," kata Nono di RS Mitra.
Sementara isak tangis keluarga korban tabrakan tampak di RS Karya Medika. Seorang istri tak kuat menahan emosi mendapatkan suaminya meninggal, bersama 13 korban lainnya. Sebanyak 10 korban tewas teridentifkasi. Sedangkan 4 korban lain belum diidentifkasi karena mereka tidak membawa tanda pengenal.
Hingga kini, sopir bus Mayasari Bakti belum diketahui keberadaannya. Polisi masih menghimpun keterangan dari beberapa korban. Peristiwa ini sempat membuat arus lalu lintas dari Jakarta menuju Cikampek macet total.(ZAQ/Teguh Dwi Hartono, Raditiyo Wicaksono, dan Anto Susanto)
Berikut adalah nama korban meninggal:
1. Eko Kurniawan (26), Pulo Asem, Jakarta Timur
2. Kuswanto (54), Cipanjang, Banjarharjo, Brebes, Jawa Tengah
3. Kaming (42), Brebes
4. Sujono (56), Pulogadung, Jaktim
5. Suwarta, Kuningan, Jabar
6. Rustam (29), Kuningan
7. Darma (41), Kuningan
8. Arifin (29), Babelan, Bekasi
9. Darsini, Kuningan
10. Riko Herwandi (29), Cibitung.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3835760/original/050425800_1640739830-IMG-20211228-WA0174.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344257/original/055252700_1757482470-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_11.23.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/420982/original/160804aTabrakan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288136/original/097177200_1783304121-000_B9BW9YM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288067/original/059957100_1783296963-000_B9BZ2NC-Neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288177/original/067177000_1783307508-000_B9C82QK-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288146/original/094182100_1783304694-000_B9C8442.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287270/original/053254800_1783206565-000_B9AD2FJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929993/original/037609900_1782959933-bos5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288110/original/010324800_1783301575-000_B9BY9L6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4752959/original/094993100_1708917074-AP24056660079487.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8869224/original/026288600_1782930974-ko8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288050/original/077739700_1783289115-000_B9BX7KA-Haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288049/original/011271500_1783288749-000_B9BX29C.jpg)