Guru Marawis Bunuh Orang Setelah Pesta Miras

Saat menikam, Alki yang baru keluar dari Lapas Tangerang 2013 itu dalam kondisi mabuk.

Diterbitkan 25 Februari 2014, 21:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Sepertinya MA alias Alki (20) belum kapok dipenjara. Sebab, pemuda yang baru keluar dari Lapas Tangerang pada 2013 lalu karena kasus narkoba kembali berulah. Alki kembali ditangkap anggota polisi dari Polsek Tanjung Priok di belakang Mal Sunter, Jakarta Utara, karena menikam Abdul (36) di depan RS Sulianti Saroso. Alki sempat buron selama 7 jam.

"Saat ditangkap, mulut Alki masih berbau minuman keras. Lagi bengong-bengong saja. Galau sepertinya dia," kata Kapolsek Tanjung Priok Kompol Sulastoyo, Jakarta, Selasa (25/2/2014).

Penikaman itu bermula ketika Alki sedang pesta minuman keras di rumah rekannya, Desi. Merasa belum mabuk, Alki mengajak Desi kembali membeli minuman keras jenis Brandy. Di tengah perjalanan pulang menuju ke rumah Desi, Alki melewati tongkrongan Abdul yang tidak jauh dari RS Sulianti Saroso.

"Sekitar jam 02.00 WIB Selasa dinihari, Alki dan Desi sama 1 orang rekannya lewat tongkrongan korban bawa motor dengan keadaan oleng karena mabuk. Di situ terjadi cekcok mulut korban sama pelaku. Berkelahi. Pelaku merasa tidak senang dan menusukkan badik ke dada sebelah kiri korban dan punggung," ujar Sulastoyo.

Perkelahian itu sebenarnya sudah coba dilerai kedua teman Alki. Namun karena pengaruh alkohol peringatan tersebut tak diindahkan. Abdul langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Karena kekurangan darah Abdul tewas.

Alki mengaku tak berniat menghabisi nyawa Abdul. Ia pun menyesal karena akan menghabiskan waktu mudanya di dalam jeruji besi. "Saya khilaf saja. Saya agak goyang juga habis minum Brandy. Saya biasa ngajar marawis dan biasanya dapat undangan main marawis kalau ada hajatan," sesal Alki yang mengaku mendapat keahlian marawis di Lapas Anak Tangerang.

Akibat perbuatannya, Alki diancam Pasal 351 KUHP ayat 3 dan diancam kurungan 7 tahun. Meski begitu, untuk melengkapi barang bukti, Polsek Tanjung Priok masih melakukan pencarian badik yang digunakan Alki untuk menikam Abdul. "Barang bukti badik masih pencarian karena dibuang pelaku di Kali Sunter," tutup Sulastoyo. (Rmn/Eks)

Baca juga:

Polisi Merauke Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pos Jaga
WNI Tersangka Pemerkosa dan Penganiaya Wanita AS Disidang Besok
Mayat Wanita Ditemukan di Sungai Brantas, Terpotong 3 Bagian

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6