Sukses

Usut Pemerasan Atut, KPK Periksa Asisten Daerah Banten

Asisten Daerah II Pemerintah Provinsi Banten, Husni Hasan akhirnya menyelesaikan pemeriksaan KPK. Dia diperiksa sebagai saksi terkait kasus pemeresan alat kesehatan yang melibatkan Gubernur Banten Ratu Atut Choisyah.

Husni yang langsung ditodong awak media membenarkan dirinya diperiksa tadi terkait kasus Ratu Atut Chosiyah. Namun ia enggan membeberkan apa saja pertanyaan yang dilontarkan penyidik KPK.

"Iya tadi saya dimintai keterangan mulai dari jam 10 pagi. Dimintai keterangan terkait dengan kasus Ibu Ratu Atut Chosiyah. Semua sudah saya sampaikan ke penyidik," ujarnya di kantor KPK Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2014).

"Ada 30 pertanyaan saya jawab semua," sambungnya.

Namun Husni bungkam ketika ditanya perihal kasus pemeresan alat kesehatan di Banten yang dilakukan oleh Ratu Atut Chosiyah.

Usai diperiksa KPK, Husni langsung pergi dengan mobil Honda CRV berwarna hitam dengan nomor polisi A 1222 DH.

Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah kini terjerat sejumlah kasus di KPK. Diantaranya, kasus Dugaan pemerasaan dalam pengadaan alat kesehatan provinsi Banten dan kasus dugaan suap penanganan sengketa pilkada lebak di Mahkamah Konstitusi.

Terkait tindak pidana korupsi pengadaan sarana alat kesehatan Pemprov Banten tahun anggaran 2011-2013, Atut disangkakan Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 Undang-undang No 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (Ali)

Baca juga:

Ratu Atut Diduga Memeras, KPK Periksa Sespri

Akil Mochtar Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Diperiksa KPK 8 Jam, Atut Kembali Diam Seribu Bahasa

Loading