Pesan Kapolri Usai Bertemu KWI, Singgung Keamanan Masyarakat

Kerja sama ini penting untuk menciptakan kamtibmas yang kondusif.

Diterbitkan 03 November 2026, 17:43 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kapolri ajak KWI perkuat kerja sama jaga kamtibmas dan keamanan umat Katolik.
  • Polri gunakan program Minggu Kasih untuk pererat hubungan dengan masyarakat.
  • KWI sambut baik, berkomitmen kerja sama demi masyarakat aman dan damai.

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengajak Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk menciptakan suasana aman bagi umat Katolik dalam menjalankan kehidupan beragama.

Ajakan itu disampaikannya saat bersilaturahmi dengan Ketua KWI Antonius Subianto Bunjamin beserta jajaran pengurus di kantor KWI, Selasa (3/11/2026).

Menurut Suyudi, kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, menjadi bagian penting dari upaya Polri menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Salah satu langkah yang ditempuh melalui program Minggu Kasih yang diharapkan dapat mempererat hubungan kepolisian dengan masyarakat.

"Kami berharap dengan kegiatan ini, kita bisa lebih menguatkan kerja sama kita di lapangan," ujar dia.

Melalui kerja sama tersebut, Polri juga berharap dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan masyarakat. Dengan begitu, berbagai masukan dan informasi yang diterima dapat menjadi dasar bagi kepolisian untuk merespons persoalan secara lebih cepat dan menyeluruh.

"Dengan masukan-masukan itu, kami bisa melakukan upaya-upaya penanganan yang lebih cepat, lebih komprehensif dan tentunya dalam rangka memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat," katanya.

 

KWI Sambut Baik

Sementara itu, Ketua KWI Antonius Subianto Bunjamin menyambut baik upaya Polri membangun kedekatan dengan masyarakat. Dia pun mengajak masyarakat memberikan kepercayaan dan kesempatan kepada kepolisian untuk bersama-sama menjaga keamanan sekaligus membangun bangsa.

"Mari masyarakat beri kepercayaan dan kesempatan kepada Polri untuk bersama-sama dengan masyarakat membangun bangsa dan negara, masyarakat yang aman," kata Antonius.

Menurut dia, situasi yang aman dan damai juga menjadi salah satu faktor penting bagi kemajuan kehidupan masyarakat, termasuk dalam bidang ekonomi. Karena itu, Gereja Katolik Indonesia menyatakan komitmennya untuk turut bekerja sama dengan Polri menjaga keamanan.

"Gereja Katolik Indonesia yang terdiri dari 38 keuskupan seluruh dunia plus keuskupan TNI Polri berkomitmen untuk bersama dengan Polri membangun masyarakat yang aman dan damai," ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6