Prabowo Beri Taklimat ke Ratusan Peserta Didik URI di Istana

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan 375 peserta program P3MDI Batch 1 Tahun 2026 di Istana Kepresidenan Jakarta untuk memberikan pengarahan.

Diterbitkan 03 November 2026, 15:55 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo bertemu 375 peserta P3MDI Batch 1 di Istana Kepresidenan.
  • P3MDI inisiatif Prabowo siapkan lulusan terbaik untuk program strategis nasional.
  • Program ini menjaring talenta potensial, mayoritas pekerja BUMN, untuk pemimpin masa depan.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan 375 peserta program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) Batch 1 Tahun 2026 di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Prabowo dijadwalkan memberikan pengarahan atau taklimat kepada para peserta yang tengah menempuh pendidikan di Universitas Republik Indonesia (URI).

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, para peserta mulai tiba di Istana Kepresidenan Jakarta sekitar pukul 14.08 WIB. Mereka mengenakan setelan jas biru, topi baret merah, serta atribut URI.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan, program P3MDI merupakan inisiatif Presiden Prabowo untuk menyiapkan lulusan terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia agar dapat berkontribusi dalam program-program strategis nasional.

"Program dari presiden untuk menyiapkan lulusan dari seluruh kampus di seluruh Indonesia yang terbaik untuk nantinya bisa bekerja, bertugas di program-program strategis nasional," kata Brian kepada wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta.

Dia menjelaskan, peserta pada gelombang pertama mayoritas merupakan pekerja di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

 

Jaring Talenta Potensial

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menyebut P3MDI sebagai salah satu upaya pemerintah menjaring talenta potensial untuk dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan.

"Jadi ini adalah program yang saya kira sangat bagus sebagai upaya talent scouting ya, untuk kepemimpinan masa depan," kata Arif.

Arif mengaku mendapat undangan dari Sekretaris Kabinet untuk mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan dengan para peserta program tersebut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6