Desa Damarwulan yang berjarak dari 100 meter dari Dam Kali Konto, diterjang lahar hujan Gunung Kelud yang mengakibatkan rumah-rumah warga hancur. Saat itu, material vulkanik, seperti lumpur dan bebatuan menerjang masuk ke rumah-rumah di desa tersebut.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Kamis (20/2/2014), Provinsi Jawa Timur telah mengucurkan dana Rp 1 miliar untuk perbaikan infrastruktur serta rehabilitasi kawasan terdampak erupsi Gunung Kelud. TNI dan Polri pun diterjunkan untuk membantu warga dalam perbaikan rumah-rumah warga. Ditargetkan, pembersihan bisa rampung dalam 2 minggu.
Desa Damanwulan merupakan perbatasan antara Kediri dan Malang. Desa ini menjadi lokasi terdampak paling parah akibat lahar hujan yang terjadi 2 hari yang lalu.
Alih-alih takut mengunjungi tempat ini, justru warga berkumpul di sana untuk menyaksikan sisa aliran lahar hujan yang merusak rumah-rumah. Mereka yang datang merupakan warga di desa yang berjarak 20-30 kilometer dari Kecamatam Kandangan dan Desa Damarwulan.
Kondisi saat ini aliran lahar sudah surut dibandingkan 2 hari lalu. Namun Gunung Kelud sendiri harus diwaspadai, meski pada hari ini, pemerintah telah menetapkan status Gunung Kelud menjadi Siaga.
Warga diharapkan tetap waspada mengingat cuaca yang masih berubah-ubah. (Dan/Ndy)
Baca juga:
Abu Kelud Bikin Petani Apel Malang Lesu
Anak SD pun Galang Dana bagi Korban Kelud
Status Kelud Turun Jadi `Siaga`, Pengungsi Dipulangkan
Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Kamis (20/2/2014), Provinsi Jawa Timur telah mengucurkan dana Rp 1 miliar untuk perbaikan infrastruktur serta rehabilitasi kawasan terdampak erupsi Gunung Kelud. TNI dan Polri pun diterjunkan untuk membantu warga dalam perbaikan rumah-rumah warga. Ditargetkan, pembersihan bisa rampung dalam 2 minggu.
Desa Damanwulan merupakan perbatasan antara Kediri dan Malang. Desa ini menjadi lokasi terdampak paling parah akibat lahar hujan yang terjadi 2 hari yang lalu.
Alih-alih takut mengunjungi tempat ini, justru warga berkumpul di sana untuk menyaksikan sisa aliran lahar hujan yang merusak rumah-rumah. Mereka yang datang merupakan warga di desa yang berjarak 20-30 kilometer dari Kecamatam Kandangan dan Desa Damarwulan.
Kondisi saat ini aliran lahar sudah surut dibandingkan 2 hari lalu. Namun Gunung Kelud sendiri harus diwaspadai, meski pada hari ini, pemerintah telah menetapkan status Gunung Kelud menjadi Siaga.
Warga diharapkan tetap waspada mengingat cuaca yang masih berubah-ubah. (Dan/Ndy)
Baca juga:
Abu Kelud Bikin Petani Apel Malang Lesu
Anak SD pun Galang Dana bagi Korban Kelud
Status Kelud Turun Jadi `Siaga`, Pengungsi Dipulangkan
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502785/original/075044200_1771042664-alat_pertanian_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383132/original/088044500_1793074246-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__6_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382785/original/072637300_1793009878-cek_fakta_-_bantuan_pupuk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361587/original/019138200_1790739278-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-30T103330.320.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/642715/original/gunung-kelud-140220-c.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)