Kepolisian Papua menyebarkan foto 5 pelaku pencurian 8 pucuk senjata api yang masuk daftar pencarian orang (DPO) di Pos Polisi Kulirik, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.
Direktur Reskrim Umum Polda Papua, Kombes Pol Dwi Riyanto, pada Rabu (19/2/2014) mengungkapkan kelimanya diduga melarikan diri kedalam hutan.
"Kami akan menyebarkan foto-foto DPO ke seluruh Polres yang ada di Papua. Jika foto para DPO ini tidak ada, maka kami akan sertakan ciri-ciri pelaku. Kami berharap pelaku dapat ditemukan dan senjata dapat dikembalikan," ujarnya.
Dalam penyelidikan sementara, polisi menduga pencurian 8 pucuk senjata tersebut sudah direncanakan. Ada 20 pelaku yang terlibat dalam pencurian tersebut. 2 Orang diantaranya memasuki pos, ketika pos hanya dijaga oleh 2 orang petugas yang sedang piket.
Rabu siang tadi penyidik Polda Papua memindahkan 2 pelaku yang diduga sebagai pencuri senjata dari Polres Puncak Jaya, untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Awal Januari lalu, pencurian senjata terjadi di Pos Polisi Kulirik. Sebanyak 8 pucuk senjata, diantaranya 5 pucuk berjenis SS1, 2 jenis AK47, dan 1 jenis moser serta 215 butir amunisi.
"Kami masih terus melakukan penyelidikan. Sementara dua pelaku yang telah dibawa ke Polda dan ditetapkan sebagai tersangka, akan dikenakan UU KUHP pasal 365 ayat 3 dan UU darurat 12 tahun  1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun," ujarnya. (Tya/Riz)
Baca juga:
Direktur Reskrim Umum Polda Papua, Kombes Pol Dwi Riyanto, pada Rabu (19/2/2014) mengungkapkan kelimanya diduga melarikan diri kedalam hutan.
"Kami akan menyebarkan foto-foto DPO ke seluruh Polres yang ada di Papua. Jika foto para DPO ini tidak ada, maka kami akan sertakan ciri-ciri pelaku. Kami berharap pelaku dapat ditemukan dan senjata dapat dikembalikan," ujarnya.
Dalam penyelidikan sementara, polisi menduga pencurian 8 pucuk senjata tersebut sudah direncanakan. Ada 20 pelaku yang terlibat dalam pencurian tersebut. 2 Orang diantaranya memasuki pos, ketika pos hanya dijaga oleh 2 orang petugas yang sedang piket.
Rabu siang tadi penyidik Polda Papua memindahkan 2 pelaku yang diduga sebagai pencuri senjata dari Polres Puncak Jaya, untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Awal Januari lalu, pencurian senjata terjadi di Pos Polisi Kulirik. Sebanyak 8 pucuk senjata, diantaranya 5 pucuk berjenis SS1, 2 jenis AK47, dan 1 jenis moser serta 215 butir amunisi.
"Kami masih terus melakukan penyelidikan. Sementara dua pelaku yang telah dibawa ke Polda dan ditetapkan sebagai tersangka, akan dikenakan UU KUHP pasal 365 ayat 3 dan UU darurat 12 tahun  1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun," ujarnya. (Tya/Riz)
Baca juga:
2 Pencuri Senpi di Puncak Jaya Digiring ke Polda PapuaLebih Ringan 13 Tahun, Vonis Aiptu Labora Sitorus Dinilai AjaibSBY: Pemilu Bukan untuk Ditakuti
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317894/original/043579200_1786076765-Screenshot_2026-08-07_110222.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6126278/original/025631900_1779010300-Tugas__13_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8969/original/senpi-iluts-130826b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390153/original/026699000_1793785154-WhatsApp_Image_2026-11-04_at_4.24.10_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389311/original/012931700_1793704548-28f4a804-374f-4b0b-ad76-706248c56891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387670/original/053376600_1793526942-Petugas_memeriksa_bahan_pangan_MBG_di_Jayapura_Papua.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387408/original/063019500_1793502016-Billy_Mambrasar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387204/original/061991700_1793442947-1003012669.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385843/original/088951000_1793272788-1000490140.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385187/original/002912200_1793245268-20261029102932.mmi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4657374/original/018074900_1700561904-Akibat_cuaca_kering_berkepanjangan_harga_gula_alami_kenaikan-ANGGA_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381241/original/036074900_1792772042-email-attachment_2026_10_23_ariefhakim-at-klyid_998-wilayah-ri-teraliri-listrik-potensi-ekonomi-desa-dibidik-meningkat_1000484228.jpg)