Eskalator Stasiun Duri Masih Diperbaiki, Penumpang Berdesakan

Perjalanan pagi sejumlah penumpang di Stasiun Duri, Jakarta Barat, tidak sepenuhnya mulus.

Diterbitkan 06 Oktober 2026, 13:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kepadatan terjadi di Stasiun Duri karena eskalator rusak, menyebabkan penumpang berdesakan.
  • Situasi memburuk dengan penumpang nyaris jatuh, saling dorong, dan ketegangan di eskalator.
  • KAI Commuter mengonfirmasi satu eskalator di Stasiun Duri masih dalam proses perbaikan.

 

Liputan6.com, Jakarta - Pagi belum sepenuhnya sibuk ketika Stasiun Duri, Jakarta Barat, mulai dipadati penumpang. Mereka datang dengan tujuan yang sama, berpindah peron dan melanjutkan perjalanan menuju tempat aktivitas masing-masing.

Namun, pagi itu perjalanan sejumlah penumpang tak berlangsung mulus. Eskalator yang biasa digunakan untuk berpindah peron masih dalam proses perbaikan sehingga belum dapat digunakan.

Akibatnya, penumpang harus berdesakan. Situasi bahkan sempat membuat seorang perempuan nyaris terjatuh.

"Tadi pagi kondisi masih desak-desakan sampai tadi ada wanita nyaris jatuh," ujar Clafouile Dave kepada Liputan6.com saat dihubungi, Selasa (6/10/2026).

 

 

Menurut Clafouile, kepadatan terjadi ketika banyak penumpang hendak berpindah peron dalam waktu bersamaan. Kondisi semakin terasa karena sebagian penumpang tengah terburu-buru memulai aktivitas pagi.

"Karena kondisi tadi, di mana, para warga mau pindah peron. Udah gitu karena pada mau buru-buru plus eskalator belom kelar perbaikan, alhasil masih kejadian kayak tadi lagi, desak-desakan," kata Clafouile.

Kepadatan itu terjadi sekitar pukul 07.20 WIB. Pada waktu tersebut, eskalator masih belum dapat digunakan sehingga arus perpindahan penumpang menjadi tersendat.

"Tadi jam 07.20 pagi kejadiannya, masih belom bisa digunakan eskalatornya, jadinya seperti tadi, masih chaos," tutup Clafouile.

Penumpang Berlarian

Memasuki pukul 08.00 WIB, kondisi di Stasiun Duri masih belum sepenuhnya lengang. Andi Baskara, penumpang lainnya, bahkan melihat situasi yang cukup riuh ketika pintu kereta dibuka.

Penumpang yang hendak berpindah peron tampak berlomba untuk mendapatkan akses menuju eskalator.

"Tadi sih bener-bener padet banget ya, padahal itu udah masuk jam 08.00 pagi, dan bener-bener nyaksiin begitu pintu gerbong dibuka penumpang langsung lari menuju ekskalator, terus juga berebut buat naik," ucap dia.

Situasi tersebut kemudian berkembang menjadi aksi saling dorong di antara penumpang. Andi juga melihat adanya ketegangan karena sebagian pengguna eskalator tidak berjalan di sisi kanan.

"Bahkan sampe ada yang dorong-dorongan, ada juga penumpang yang kesel karena pengguna ekskalator bagian kanan yang harusnya jalan terus malah diam di tempat, itu yang bikin kesel penumpang yang berdiri di sebelah kiri ekskalator," tutup Andi.

 

Eskalator Masih Diperbaiki

Kepadatan penumpang tersebut berkaitan dengan belum berfungsinya salah satu eskalator di Stasiun Duri.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan perbaikan eskalator masih berlangsung. Pihaknya juga akan memberikan informasi terbaru mengenai kondisi eskalator tersebut.

"Saat ini 1 eskalator di Stasiun Duri masih dalam proses perbaikan, kami akan prepare update kembali hari ini," jelas Karina saat dihubungi Liputan6.com.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6