Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut sekitar 34 kejadian kebakaran berhasil dicegah atau ditahan agar tidak berkembang berkat komunikasi yang baik antara warga dan petugas.
Keterlibatan warga dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran di Jakarta, terutama di kawasan dengan kepadatan bangunan yang tinggi.
Hal itu disampaikan Pramono saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Kebencanaan 2026 di Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Advertisement
Pramono mengatakan respons cepat masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mencegah kebakaran meluas di Jakarta.
"Yang pertama, berkat komunikasi yang baik dan tindakan preventif, sebenarnya hampir ada kalau enggak salah 34 kebakaran di Jakarta yang berhasil kita tahan, kita cegah," kata Pramono.
Menurut Pramono, masyarakat memiliki peran penting dalam upaya pencegahan kebakaran, terutama dengan segera melaporkan kejadian kepada petugas pemadam kebakaran. Respons cepat warga dapat membantu petugas melakukan penanganan sebelum api membesar dan menjalar ke bangunan lain.
Dia mencontohkan, di sejumlah wilayah padat penduduk seperti Tambora dan Cakung, masyarakat juga turut bergotong royong membantu mencegah api menjalar ke bangunan di sekitarnya.
1.216 Kebakaran Terjadi di Jakarta
inas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mencatat 1.216 kejadian kebakaran di Jakarta sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
Dari lima wilayah administrasi, Jakarta Barat menjadi daerah dengan kejadian kebakaran terbanyak, yakni 368 kasus atau 30,26 persen.
“Untuk kejadian kebakaran berdasarkan wilayah, Jakarta Barat sebanyak 368 kejadian, Jakarta Timur 299 kejadian, Jakarta Selatan 252 kejadian, Jakarta Utara 163 kejadian, dan Jakarta Pusat 134 kejadian,” kata Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara dalam keterangannya, Rabu (23/9/2026).
Bayu menyebut jumlah kebakaran mengalami peningkatan pada pertengahan hingga akhir periode pencatatan. Setelah mencapai 141 kejadian pada Juni, jumlah kasus melonjak menjadi 217 kejadian pada Juli dan kembali naik menjadi 240 kejadian pada Agustus.
“Kalau berdasarkan kejadian per bulan, Januari ada 129 kejadian, Februari 93, Maret 126, April 132, Mei 138, Juni 141, Juli 217, dan Agustus 240 kejadian,” kata Bayu.
Jumlah kebakaran pada Agustus menjadi yang tertinggi sepanjang 2026. Sebanyak 457 kejadian tercatat hanya dalam dua bulan, yakni Juli dan Agustus, atau sekitar 37,6 persen dari total kejadian selama delapan bulan.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3579753/original/089827300_1632296561-InternetMati1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561710/original/027708500_1776757647-cek_fakta_bansos_ibu_hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350031/original/038888200_1789552849-cek_fakta_-_Bank_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5230141/original/048825600_1747983618-PatungEmas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/987794/original/027412000_1442214517-simulasi-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371647/original/089298800_1476255507-DKI_Jakarta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366088/original/019294800_1791250602-Foto_Truk__1__-_Saldo_Kaget.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487402/original/083234200_1769663724-35998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3991647/original/047957200_1649658538-20220411-FOTO---APEL-Herman-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4962576/original/061641700_1728346148-WhatsApp_Image_2024-10-08_at_00.06.54_d92272c6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3985851/original/076163300_1649154109-20220405-Bank-Dunia-Ekonomi-Indonesia-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1508182/original/033395800_1487140679-C360_2017-02-15-10-10-47-992.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362453/original/041726400_1790784788-27366.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362371/original/058905200_1790776387-dprd_dki_jakarta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362267/original/068565400_1790766079-IMG_8026.jpeg)