Cerita Kepanikan Penghuni Dapat Kabar Apartemen Pavilion Kebakaran

Salah satu penghuni bernama Irwan mengaku mendapat informasi kebakaran dari grup WhatsApp penghuni apartemen.

Diterbitkan 04 September 2026, 19:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kebakaran melanda Apartemen Pavilion Jakarta Pusat pada 4 September 2026.
  • Penyebabnya diduga masalah kelistrikan panel di lantai lima apartemen.
  • 33 orang dievakuasi tanpa korban jiwa; penghuni belum diizinkan kembali.

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran terjadi pada Apartemen Pavilion di Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026). Insiden ini sejumlah orang panik, salah satunya Irwan Lubis, yang memiliki satu unit di tower 3 apartemen tersebut.

Irwan mengaku panik saat pertama kali mendengar adanya kebakaran di gedung tersebut. Saat itu, Irwan memang tidak berada di lokasi kenadian. Namun, dia mendapatkan informasinya dari grup chat Persatuan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPRS). Dia pertama kali mendapatkan informasi sekitar pukul 11.30 WIB.

Irwan memiliki unit di Tower 1 dan Tower 3 Apartemen Pavilion. Saat mendapat kabar kebakaran, dia langsung menuju lokasi karena anaknya tinggal di Tower 1 apartemen tersebut.

"Ya panik saya. Saya dapet dari grup. Grup PPRS kita," kata Irwan kepada awak media di lokasi, Jumat (4/9/2026).

Meski tak berada di dalam unit, Irwan mengaku terus memantau perkembangan proses penanganan insiden tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima, Irwan mendapatkan kabar pertama kali pukul 10.00 WIB.

"Ya informasinya baru didapat 11.30 kan. Sebenarnya kejadiannya kan jam 10.00 lewat," ujar Irwan.

Titik kebakaran belum diketahuo secara pasti. Menurutnya, kondisi berawal dari masalah kelistrikan yaitu panel kabel yang berada di lantai lima.

“Intinya bukan karena penghuni. Ini karena sistem kelistrikan, panel,” kata Irwan.

Irwan belum dapat memastikan kapan penghuni diperbolehkan kembali ke unit masing-masing. Pasalnya, sistem kelistrikan gedung masih perlu diperbaiki untuk memastikan keamanan bangunan.

Menurutnya, penghuni sebaiknya tidak kembali ke unit masing-masing sebelum sistem kelistrikan diperbaiki karena dikhawatirkan dapat memicu kebakaran kembali.

“Kan karena list- kelistrikannya harus dibenahin lagi kan. Walaupun unitnya enggak rusak, tapi takutnya terbakar lagi,” ujar Irwan.

Irwan mengatakan, asap yang berasal dari panel kabel menjalar hingga lantai 22. Namun, dia belum dapat memastikan apakah ada unit yang turut terbakar lantaran penghuni masih belum diperbolehkan masuk ke dalam gedung.

Kronologi Kebakaran

Sebagai informasi, sebanyak 33 orang dievakuasi dalam kebakaran di Apartemen Paviliun, Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026). Dari 33 orang yang dievakuasi, 31 orang merupakan warga negara Indonesia (WNI) dan dua lainnya warga negara asing (WNA).

"Alhamdulillah yang agak relatif lama kami terkait dengan evacuate. Evakuasi alhamdulillah kami bisa menyelamatkan jiwa sejumlah 33 orang," kata Kepala Dinas Penggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakara Bayu Meghantara di lokasi, Jumat (4/9/2026).

 

Selain itu, Bayu memastikan tidak ada warga yang pingsan maupun mengeluhkan kondisi kesehatan setelah keluar dari lokasi kejadian. Hingga saat ini juga belum ada korban jiwa atas insiden tersebut.

Petugas juga memeriksa saturasi oksigen mereka satu per satu dan hasilnya menunjukkan kondisi yang baik.

"Alhamdulillah sampai dengan saat ini tidak ada korban jiwa di lokasi ini," kata dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6