Polisi Pastikan Lalu Lintas Jakarta Tetap Normal Saat Demo DPR

Rekayasa maupun pengalihan arus akan dilakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan.

Diterbitkan 26 Agustus 2026, 20:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Arus lalu lintas Jakarta normal menjelang demo; pengalihan situasional.
  • Polda Metro perkirakan 500 demonstran dari dua elemen terdaftar.
  • Masyarakat diimbau tenang, tidak terprovokasi, dan jaga ketertiban umum.

Liputan6.com, Jakarta - Arus lalu lintas di Jakarta dipastikan tetap berjalan normal menjelang rencana aksi demonstrasi di kawasan Gedung DPR/MPR, Kamis (27/8/2026). Rekayasa maupun pengalihan arus akan dilakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Firman Darmansyah mengatakan, situasi Jakarta hingga malam ini masih aman dan kondusif, termasuk kondisi lalu lintas secara umum.

“Untuk saat ini sampai besok Jakarta dalam kondisi aman dan kondusif, termasuk arus lalu lintas secara umum tetap berjalan normal,” kata Firman saat dihubungi, Rabu (26/8/2026) malam.

Menurutnya, kepolisian belum memberlakukan pengalihan arus secara menyeluruh. Pengaturan lalu lintas akan disesuaikan dengan perkembangan situasi, terutama apabila terjadi kepadatan akibat aktivitas massa di sekitar lokasi aksi.

“Pengaturan maupun pengalihan arus akan dilakukan secara situasional sesuai perkembangan di lapangan,” ujarnya.

Firman juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas maupun melintas di sekitar kawasan DPR tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.

“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya,” katanya.

Massa Demo Diperkirakan 500 Orang

Polda Metro Jaya baru menerima pemberitahuan dari dua elemen masyarakat terkait rencana aksi demonstrasi yang akan berpusat di kawasan Gedung DPR/MPR besok. Polisi masih menunggu pemberitahuan dari kelompok lainnya yang berencana turun ke jalan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, dua elemen yang telah memberikan pemberitahuan yakni Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dan Aliansi Masyarakat Putih (AMP).

“Nah, ini juga kami kan juga harus melihat, sampai dengan hari ini kita masih menunggu surat pemberitahuan yang masuk,” kata Budi.

Berdasarkan pemberitahuan yang diterima sementara, polisi memperkirakan sekitar 500 orang akan mengikuti aksi dengan titik konsentrasi di kawasan DPR/MPR.

Menurut Budi, pemberitahuan aksi diperlukan agar kepolisian dapat memperhitungkan kekuatan personel dan menyiapkan pengamanan. Sebab, kepolisian tidak hanya mengamankan jalannya penyampaian aspirasi, tetapi juga memastikan aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan.

Pengamanan Demo

Pengamanan antara lain mencakup kelancaran lalu lintas dan transportasi publik hingga aktivitas sekolah, pusat perbelanjaan dan kegiatan perekonomian.

“Ini juga kita harus memberikan rasa aman. Kita melihat sampai saat ini kegiatan aktivitas masyarakat masih berjalan seperti biasanya. Sekolah masih berjalan, sampai bahkan ada sekolah yang besok masih tetap membuka tatap muka. Termasuk kegiatan-kegiatan perekonomian lainnya,” ujarnya.

Budi menegaskan kepolisian memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, peserta aksi diminta tetap memperhatikan ketentuan perundang-undangan serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

“Kami mengimbau tidak merusak fasilitas umum, memperhatikan kegiatan masyarakat lainnya. Terus berpikirlah untuk kita menjaga Indonesia ini aman, damai, dan kondusif,” katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6