Liputan6.com, Tangerang Selatan - Media sosial dihebohkan dengan seorang laki-laki yang mengenakan topi, seperti memegang pistol dan mengintip di balik tembok, di Jalan RE Martadinata, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Video tersebut direkam dari dalam mobil pengguna jalan. Saat itu, posisi jalan tengah ramai lalu lintas. Sementara pria bertopi itu seperti berpose mindik, kedua tangannya memegang pistol, bersembunyi di balik tembok putih, seperti mengincar sesuatu di balik tembok.
Menanggapi hal tersebut, polisi pun mengaku sudah turun ke lapangan, mengecek lokasi dan meminta keterangan dari saksi-saksi atau warga sekitar.
Advertisement
"Dari Polres sudah kita cek, kita lakukan upaya penyelidikan. Nanti masih dalam penyelidikan ya, secepat mungkin kalau sudah ada hasilnya, nanti Polres Tangsel beserta jajaran Polsek yang terlibat, akan menyampaikan informasi kepada rekan-rekan,"ungkap Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo, Rabu (12/8/2026).
Sehingga belum dapat dipastikan, siapa pria tersebut, apa maksud dan tujuannya, apakah benar dia membawa senjata api ataukah hanya mainan saja.
"Masih kita identifikasi ya. Nanti apakah itu benar senjata api atau senjata lainnya, atau itu bukan senjata api,"ujar Kapolres.
Sementara, Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk mengecek rekaman CCTV yang ada di lokasi kejadian.
"Pria tersebut memegang benda menyerupai senjata api dan sesekali mengarahkan ke depan arah parkir produksi dan percetakan, namun tidak berlangsung lama orang tersebut meninggalkan lokasi," jelasnya.
Hingga kini, Polisi masih mencari tahu siapa pria tersebut.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4285001/original/066553900_1673179649-Target_Sektor_Wisata_2023-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499207/original/032366000_1770779753-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-11T101208.314.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322269/original/035290200_1786523414-cek_fakta_-_ombudsman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322519/original/059593400_1786532344-Screenshot_20260812_165814_Instagram_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322490/original/063804200_1786530689-1000483014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3148935/original/092727300_1591780682-20200610-Protokol-Kenormalan-Baru-di-Bandara-Soetta-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322467/original/059969800_1786529389-IMG_2914.jpg)