PDIP Ingatkan Peran Ibu di Balik Generasi Bangsa Berkualitas

PDIP melalui Sekjen Hasto Kristiyanto mengingatkan pentingnya peran ibu dalam membentuk generasi bangsa berkualitas.

Diterbitkan 06 Agustus 2026, 13:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • PDIP menyoroti peran ibu dan ASI sebagai penentu masa depan bangsa serta kecerdasan anak.
  • Angka stunting di Sukabumi mencapai 20,5%, mengancam kualitas IQ anak pada 1000 hari pertama.
  • PDIP berkomitmen atasi stunting dengan mendorong pemenuhan gizi bayi, khususnya ASI eksklusif.

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan, masa depan bangsa ditentukan dari peran ibu dalam membesarkan anak.

Hal ini disampaikannya dalam peringatan Hari ASI Sedunia yang dilaksanakan di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (6/8/2026).

Hasto mengatakan politik seharusnya menjadi sarana membangun peradaban, bukan sekadar memperebutkan kekuasaan dan modal. Menurutnya, masa depan Indonesia bergantung pada kualitas gizi dan kecerdasan anak yang dimulai dari peran seorang ibu.

Karena itu, masih kata Hasto, PDIP berkomitmen kembali ke akar rumput dengan mendorong pemenuhan gizi bayi tersebut.

"Bagi PDI Perjuangan, kita kembali ke akar rumput kita, termasuk hari ini mempersiapkan bayi-bayi Indonesia agar memiliki gizi yang cukup. Saya akan berikan pantun kedua: ASI menyelamatkan kehidupan, cerminan kasih ibu yang tidak berkesudahan. ASI tidak pernah tergantikan, berikan gizi lengkap, basis kecerdasan untuk masa depan," jelas dia.

Hasto juga menyampaikan pesan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan mengutip pernyataan Bung Karno yang mengibaratkan laki-laki dan perempuan sebagai dua sayap burung.

"Satu patah, burung tidak bisa terbang. Indonesia tidak akan pernah makmur kalau ibu-ibunya juga tidak maju," kata dia.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, melaporkan, Kabupaten Sukabumi memiliki angka prevalensi stunting sebesar 20,5%, masuk dalam lima besar tertinggi di Jawa Barat.

"Artinya, dari 10 bayi yang lahir, dua di antaranya stunting," ungkap dia.

 

Harus Dipersiapkan

Di kesempatan berbedar, Ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning mengajak puluhan ibu dalam fase menyusui anak untuk maju ke depan, memberikan edukasi langsung tentang pentingnya ASI eksklusif selama 6 bulan.

"Tahu enggak stunting itu 1.000 hari pertama kehidupan? 270 hari di dalam kandungan, 730 hari di luar. Stunting tidak harus pendek, tapi IQ-nya, Pak. Kalau IQ-nya di bawah, sama saja dia stunting,"  kata dia.

Karena itu, Hasto menuturkan, tugas utama semua pihak adalah mempersiapkan anak didik, dan ASI yang diberikan penuh gizi menjadi modal awal kepemimpinan Indonesia bagi dunia.

"Indonesia unggul dibangun dari dini, dari sosok bayi yang diberikan ASI," kata dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6