SDN Kebayoran Lama Roboh, Pramono: Benar-Benar Menampar Muka Saya

Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang roboh membuat Gubernur Jakarta Pramono Anung merasa prihatin.

Diterbitkan 23 Juli 2026, 11:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gubernur DKI Pramono Anung terkejut dan merasa tertampar kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang rusak.
  • Pemprov DKI segera perbaiki sekolah, rapat telah dilakukan, dan Gubernur akan meninjau langsung.
  • Perbaikan tidak tunggu APBD; Pemprov siapkan dana alternatif karena pendidikan prioritas.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut baru mengetahui kondisi bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang mengalami kerusakan. Menurutnya, kondisi sekolah yang rusak sejak lama benar-benar menampar muka dirinya sehingga Pemprov DKI bergerak cepat menyiapkan langkah penanganan.

"Yang jelas bagi Jakarta, terutama bagi saya pribadi, pendidikan yang kemudian seperti itu benar-benar menampar muka saya lah gitu," kata Pramono di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, pembahasan pembangunan kembali sekolah itu telah dilakukan dalam rapat pada Rabu 23 Juli 2026 dan akan kembali diputuskan pada hari yang sama. Pramono juga memutuskan akan meninjau langsung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 pada Kamis (24/7/2026).

"Tetapi segera akan kita lakukan perbaikan. Kemarin sudah kita rapatkan, hari ini kita rapatkan untuk diputuskan, besok saya melakukan kunjungan lapangan," ujarnya.

Ia menyampaikan, kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 kini menjadi perhatian serius Pemprov DKI. Pramono mengaku tidak mengetahui persoalan itu sebelumnya, namun langsung memerintahkan jajarannya untuk menyiapkan langkah percepatan pembangunan.

"Intinya adalah pendidikan bagi saya, pendidikan, kesehatan, dan sosial itu bagi saya adalah hal yang paling mendasar yang harus diperbaiki di Jakarta," kata Pramono.

Selain itu, dia memastikan pembangunan kembali sekolah tidak akan menunggu ketersediaan anggaran dalam APBD maupun APBD Perubahan. Pemprov DKI telah menyiapkan alternatif sumber pendanaan agar proyek dapat segera direalisasikan.

"Kita bisa menggunakan dana-dana yang ada salah satunya KLB (Koefisien Lantai Bangunan) dan sebagainya. Intinya, hari ini nanti siang ini saya akan segera memutuskan kapan ini akan dibangun," ucap Pramono.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6