120 Rumah di Tamansari Belum Punya Septic Tank

Minimnya fasilitas sanitasi membuat sebagian warga di Jakarta belum memiliki septic tank.

Diterbitkan 06 Juli 2026, 13:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Banyak rumah di Jakarta belum punya sanitasi layak, buang limbah ke kali.
  • DPRD DKI minta pemerintah percepat penyediaan sanitasi dan alokasikan anggaran.
  • Pembangunan harus menyentuh kebutuhan dasar warga, bukan hanya proyek besar.

Liputan6.com, Jakarta - Masih banyak rumah di kawasan padat penduduk Jakarta yang belum memiliki fasilitas sanitasi layak. Kondisi ini dinilai perlu menjadi perhatian pemerintah daerah karena berdampak pada kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Menurut Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Jupiter, berdasarkan aspirasi warga di RW 03 Keagungan, Tamansari, Jakarta Barat, sekitar 120 rumah belum memiliki tangki septik atau septic tank.

Akibatnya, kata dia, sebagian warga masih membuang limbah rumah tangga ke aliran kali.

"Masih ada warga yang belum menikmati sanitasi layak. Ini harus menjadi perhatian," ujar Jupiter dalam keterangan tertulis, Senin (6/7/2026).

Menurut dia, persoalan serupa juga ditemukan di kawasan Palmerah, Sukabumi Selatan, dan Srengseng. Karena itu, kata Jupiter, pemerintah daerah diminta mempercepat penyediaan fasilitas sanitasi, khususnya di wilayah permukiman padat.

Dia pun meminta Dinas Sumber Daya Air serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman mengalokasikan anggaran untuk pembangunan fasilitas sanitasi komunal.

"Pemerintah harus hadir melalui program dan anggaran, bukan hanya mengandalkan tanggung jawab sosial perusahaan," kata Jupiter.

Kebutuhan Dasar Masyarakat Lain yang Perlu Dapat Perhatian

Selain sanitasi, Jupiter menilai akses air bersih dan keselamatan jalan masih menjadi kebutuhan dasar masyarakat yang perlu mendapat perhatian.

Menurutnya, pembangunan Jakarta tidak hanya berfokus pada proyek infrastruktur berskala besar, tetapi juga harus menyentuh kebutuhan dasar warga di tingkat permukiman.

"Pembangunan harus dirasakan sampai ke lingkungan permukiman," tandas Jupiter.

Dia pun berharap pemerataan layanan dasar menjadi prioritas pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di seluruh wilayah Jakarta.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6