PPP Desak Minta Maaf Soal Banjir, Jokowi: Nggak Mau Urus Politik

Romy mengimbau Jokowi untuk meminta maaf kepada warga Jakarta karena banjir masih belum bisa ditangani.

Diterbitkan 20 Januari 2014, 14:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Gubernur DKI Jakarta Jokowi menolak memenuhi permintaan Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romy. Romy mengimbau Jokowi untuk meminta maaf kepada warga Jakarta karena banjir masih belum bisa ditangani.

Menanggapi permintaan Romy, Jokowi tak banyak berkomentar. Ditemui usai rapat penanggulangan banjir bersama Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Jokowi tak banyak menanggapi permintaan Romy.

"Urusan saya bekerja. Saya nggak mau urus politik," ujar Jokowi di Bendungan Katulampa, Bogor, Jawa Barat, Senin (20/1/2014).

Ekspresi wajah Jokowi tampak serius. Mantan Walikota Solo itu menanggapi desakan permintaan maaf Romy dengan dingin. "Saya nggak mau urus masalah politik," Jokowi dengan nada tegas. Akhirnya, Jokowi lebih memilih menjawab pertanyaan soal penanganan banjir Jakarta.

Romy mendesak Jokowi untuk meminta maaf kepada warga Jakarta. Apa pasal? Jokowi dinilai belum memiliki program yang jelas dalam menangani banjir.

"Jika belum mampu mengatasi persoalan, maka langkah meminta maaf kepada warga Jakarta adalah hal yang lebih mulia. Warga Jakarta insya Allah memahaminya, karena banjir ini toh bukan semata-mata persoalan wilayah Jakarta," tegas Romy. (Ism/Sss)

Baca juga:

Banjir Jakarta, Sekjen PPP: Jokowi Minta Maaf Saja

Spanduk `Jokowi Capres Banjir` Bertebaran


Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    Banjir Jakarta adalah fenomena berulang yang disebabkan oleh berbagai faktor, menimbulkan dampak signifikan, dan memerlukan penanganan serta sistem peringatan dini yang efektif.
    Banjir Jakarta
  • Presiden Jokowi hibur anak-anak dengan atraksi sulap di peringatan Hari Anak Nasional, di Pekanbaru, Riau.
    Joko Widodo merupakan Presiden ke-7 Indonesia yang memenangi Pemilihan Presiden bersama wakilnya Jusuf Kalla pada 2014
    Jokowi