Mantan Wapres Jusuf Kalla diperiksa di Gedung KPK. Sedangkan Wapres Boediono di Kantor Wapres, bukan di Gedung KPK. KPK diskriminatif?
"Pak Jusuf Kalla kami tawarkan mau diperiksa di rumah atau kantor? Untuk memercepat proses pemeriksaan Pak Jusuf Kalla milih di kantor (KPK). Tidak ada diskriminasi," ungkap Ketua KPK Abraham Samad di Jakarta, Senin (25/11/2013).
Pemeriksaan Boediono sebagai saksi skandal bailout Bank Century dilakukan di Kantor Wakil Presiden. Menurut Samad, Boediono bukan satu-satunya pejabat yang diperiksa di kantornya.
Sebab, KPK juga pernah memeriksa mantan pejabat Bank Indonesia di Jepang dan pemeriksaan mantan Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyani di Amerika Serikat.
Dijelaskan Samad, pemeriksaan Boediono di kantornya itu semata-mata hanya untuk mempercepat proses. Sebab, dengan persiapan sebagai pejabat negara, agak tidak memungkinkan Boediono diperiksa di Gedung KPK.
"Kalau kami menunggu kesiapan protokoler Wapres, serta kesiapan Pak Boediono sendiri itu agak jauh, lambat ya," tutur Samad. (Eks/Sss)
"Pak Jusuf Kalla kami tawarkan mau diperiksa di rumah atau kantor? Untuk memercepat proses pemeriksaan Pak Jusuf Kalla milih di kantor (KPK). Tidak ada diskriminasi," ungkap Ketua KPK Abraham Samad di Jakarta, Senin (25/11/2013).
Pemeriksaan Boediono sebagai saksi skandal bailout Bank Century dilakukan di Kantor Wakil Presiden. Menurut Samad, Boediono bukan satu-satunya pejabat yang diperiksa di kantornya.
Sebab, KPK juga pernah memeriksa mantan pejabat Bank Indonesia di Jepang dan pemeriksaan mantan Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyani di Amerika Serikat.
Dijelaskan Samad, pemeriksaan Boediono di kantornya itu semata-mata hanya untuk mempercepat proses. Sebab, dengan persiapan sebagai pejabat negara, agak tidak memungkinkan Boediono diperiksa di Gedung KPK.
"Kalau kami menunggu kesiapan protokoler Wapres, serta kesiapan Pak Boediono sendiri itu agak jauh, lambat ya," tutur Samad. (Eks/Sss)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2998/original/sprindik-sekretaris130403c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1221670/original/022281500_1462185263-Wapres_Jusuf_Kalla.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293311/original/059030700_1783689191-IMG_1807.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776186/original/019123700_1782866471-WhatsApp_Image_2026-07-01_at_07.28.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8671839/original/010942400_1782710648-eee1f1f2-3237-4bb5-a45e-c60ea4369610.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8592162/original/092963300_1782560158-8d76f38a-f2de-4900-9c6f-9b2bc8ad38f8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263718/original/061008300_1781968137-1000563984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260662/original/098410500_1781618317-1390f36d-756d-4b68-89cc-a0a142bbb51c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/8257887/original/020170100_1781261117-pg12-prabowo-jk-f5adc9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4412836/original/032049900_1683028991-IMG-20230502-WA0092.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4865203/original/077549300_1718530903-ANG_WAWANCARA_JUSUF_KALLA__14_.jpg)