Komisi I DPR: PM Australia Tony Abbot Belum Matang Berpolitik

"Itu terlihat dari pernyataan PM Tony Abbot yang tidak mau menjelaskan dan minta maaf atas skandal penyadapan," kata Hasanuddin.

Diterbitkan 22 November 2013, 13:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Tubagus Hasanuddin menilai, Perdana Menteri Australia Tony Abbot belum dewasa dalam berpolitik, menyusul terkuaknya skandal penyadapan Australia terhadap Indonesia. Pernyataan Tony Abbot yang hanya menyesalkan namun tidak mau menjelaskan dan meminta maaf atas insiden itu menjadi titik poin penilaian.

"Perdana Menteri Australia tidak memiliki kematangan politik kalau yang saya lihat. Itu terlihat dari beberapa pernyataannya akhir-akhir ini," kata Hasanuddin di Jakarta, Jumat (22/11/2013).

Karena itu, Hasanuddin yang juga politisi asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mendukung langkah pemerintah yang telah meningkatkan derajat untuk merespons terkait aksi penyadapan yang dilakukan oleh Australia.

Namun, bila pemerintah Negeri Kanguru itu belum juga memberikan pernyataan resmi terkait penyadapan tersebut maka ia minta Pemerintah RI lebih bersikap keras terhadap Australia.

"Kita sudah mengapresiasi apa yg dilakukan oleh pemerintah sekarang dengan derajat keras. Ini adalah persoalan bangsa dengan persoalan bangsa. Kalau nanti tidak ada jawaban dari pemerintah Australia kemudian dari situ silakan pemerintah lebih keras lagi," tukas Hasanuddin. (Adi)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6