Polisi mengamankan 2 pembuat dan penjual senjata api ilegal, CC (39) dan AY (45) di Rancaekek, Bandung, pada Minggu 15 September. Tersangka CC ternyata memberikan 3 senjata api kepada Nurul Haq alias Jeck, penembak polisi di Pondok Aren, Tangerang Selatan.
"Melalui pengakuan tersangka CC (39), dia telah memberikan 3 pucuk senjata api rakitan berjenis Revolver kaliber 9 mm kepada Nurul Haq alias Jeck. Jadi salah satu dari ke 3 senjata api itulah yang digunakan oleh Jeck," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/9/2013).
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Slamet Riyanto. Ketua Paguyuban Pengrajin Senjata Api CC (39) telah memberikan 3 pucuk senjata api berjenis Revolver pada tanggal 7 Mei 2012. "Tanggal 7 Mei 2012 lalu, CC menyerahkan 3 pucuk senjata api kepada NH," ungkapnya.
Dengan penangkapan ini, ke 2 tersangka yang berprofesi sebagai penjual dan pembuat senjata api ilegal ini akan dijerat Pasal 1 dan 2 Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dan Undang-Undang RI tahun 1936 tentang senjata api dengan ancaman 10 tahun lebih kurungan penjara.
Sebelumnya, polisi mengamankan 2 pengrajin senjata api ilegal CC (39) dan AY (45) di Rancaekek, Bandung, Jawa Barat. CC dan AY ditangkap pada Minggu 15 September pukul 15.00 WIB. Dari keduanya, polisi mengamankan 2 pucuk senjata api berjenis pistor kaliber 9 mm, 2 senjata api jenis pistol setengah jadi kaliber 9 mm, dan 28 peluru aktif 9 mm. (Mvi/Mut)
"Melalui pengakuan tersangka CC (39), dia telah memberikan 3 pucuk senjata api rakitan berjenis Revolver kaliber 9 mm kepada Nurul Haq alias Jeck. Jadi salah satu dari ke 3 senjata api itulah yang digunakan oleh Jeck," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/9/2013).
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Slamet Riyanto. Ketua Paguyuban Pengrajin Senjata Api CC (39) telah memberikan 3 pucuk senjata api berjenis Revolver pada tanggal 7 Mei 2012. "Tanggal 7 Mei 2012 lalu, CC menyerahkan 3 pucuk senjata api kepada NH," ungkapnya.
Dengan penangkapan ini, ke 2 tersangka yang berprofesi sebagai penjual dan pembuat senjata api ilegal ini akan dijerat Pasal 1 dan 2 Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dan Undang-Undang RI tahun 1936 tentang senjata api dengan ancaman 10 tahun lebih kurungan penjara.
Sebelumnya, polisi mengamankan 2 pengrajin senjata api ilegal CC (39) dan AY (45) di Rancaekek, Bandung, Jawa Barat. CC dan AY ditangkap pada Minggu 15 September pukul 15.00 WIB. Dari keduanya, polisi mengamankan 2 pucuk senjata api berjenis pistor kaliber 9 mm, 2 senjata api jenis pistol setengah jadi kaliber 9 mm, dan 28 peluru aktif 9 mm. (Mvi/Mut)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342/original/tembak-polisi-7-130913c.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659951/original/005175900_1782684619-000_B8LH2KW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659756/original/038409700_1782684252-063_2283754697.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553451/original/034966300_1775973074-WhatsApp_Image_2026-04-12_at_12.47.51.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5478731/original/052025300_1768916226-IMG_8710.jpeg)