Mahfud MD menjadi salah satu yang disebut-sebut akan ikut Konvensi Partai Demokrat untuk menjaring calon presiden pada Pemilu 2014 mendatang. Terkait ini, Mahfud sendiri belum mengambil keputusan apakah ikut atau tidak dalam konvensi tersebut.
Meski begitu, Mahfud baru akan menentukan sikapnya akhir Agustus ini. Mengingat pendaftaran untuk konvensi dibuka pada bulan depan.
"Semua ini akan diputuskan di atas tanggal 20 Agustus 2013. Karena kan pendaftaran konvensi September," kata Mahfud di Gedung MK, Jakarta, Selasa (13/8/2013).
Mahfud menegaskan, sikapnya harus ditentukan setelah dirinya menerima surat undangan resmi dari komite. Karena hingga saat ini mantan Ketua MK ini mengaku belum menerima surat undangannya.
"Kalau dapat surat akan segera saya putuskan. Saat ini kan belum jelas. Saya harus ikut ke mana, mendaftar kemana, bawa apa, kan tidak jelas. Saya masih tunggu surat resminya," tuturnya.
"Tapi saya sudah dihubungi oleh Partai Demokrat, oleh Jero Wacik, tapi bukan oleh komite. Saya yakin yang lain juga belum dapat surat karena komite baru rapat malam kemarin," terangnya.
Dia ingin melihat dulu sejumlah hal sebagai bahan pertimbangannya ikut konvensi. Yakni, hak yang menang atau yang kalah dalam konvensi.
"Apakah Anda boleh nego sendiri dengan partai lain kalau misal Demokrat tidak sampai 20 persen? Apa harus lewat Demokrat, atau misal demokrat jadikan Anda capres lalu Demokrat tidak dapat tiket. Apakah lalu dianggap gugur, sehingga Demokrat nego dengan posisi lain," imbuhnya.
"Lalu yang kalah, misal dari 13 yang menang apa hak dan kewajibannya apakah diatur? Karena itu penting. Itu semua kan belum ada sekarang," pungkas Mahfud. (Frd)
Meski begitu, Mahfud baru akan menentukan sikapnya akhir Agustus ini. Mengingat pendaftaran untuk konvensi dibuka pada bulan depan.
"Semua ini akan diputuskan di atas tanggal 20 Agustus 2013. Karena kan pendaftaran konvensi September," kata Mahfud di Gedung MK, Jakarta, Selasa (13/8/2013).
Mahfud menegaskan, sikapnya harus ditentukan setelah dirinya menerima surat undangan resmi dari komite. Karena hingga saat ini mantan Ketua MK ini mengaku belum menerima surat undangannya.
"Kalau dapat surat akan segera saya putuskan. Saat ini kan belum jelas. Saya harus ikut ke mana, mendaftar kemana, bawa apa, kan tidak jelas. Saya masih tunggu surat resminya," tuturnya.
"Tapi saya sudah dihubungi oleh Partai Demokrat, oleh Jero Wacik, tapi bukan oleh komite. Saya yakin yang lain juga belum dapat surat karena komite baru rapat malam kemarin," terangnya.
Dia ingin melihat dulu sejumlah hal sebagai bahan pertimbangannya ikut konvensi. Yakni, hak yang menang atau yang kalah dalam konvensi.
"Apakah Anda boleh nego sendiri dengan partai lain kalau misal Demokrat tidak sampai 20 persen? Apa harus lewat Demokrat, atau misal demokrat jadikan Anda capres lalu Demokrat tidak dapat tiket. Apakah lalu dianggap gugur, sehingga Demokrat nego dengan posisi lain," imbuhnya.
"Lalu yang kalah, misal dari 13 yang menang apa hak dan kewajibannya apakah diatur? Karena itu penting. Itu semua kan belum ada sekarang," pungkas Mahfud. (Frd)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308116/original/010825900_1785129339-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T121435.797.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318340/original/035315600_1786092351-Screenshot_2026-08-07_154428.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317456/original/060618600_1786013917-Screenshot_2026-08-06_164447.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/33990/original/mahfud-md-3-130521b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1251232/original/041417200_1464767754-Mahfud_MD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314177/original/064272800_1785736202-mahfud_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2739072/original/057326800_1551245536-20190227-Mahfud-Md-Datangi-KPK-DWI-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303115/original/003143700_1784619310-mahfud_md_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302828/original/029922600_1784608224-744109091_2878715122499118_855064475453451994_nfd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259918/original/016726100_1781519836-Mahfud_Md_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6444276/original/026635600_1779310310-20150904173551-mahfud-md-temui-pimpinan-kpk-pertanyakan-kasus-kasus-lama-007-isn.jpg)