Sistem Makan Bergizi Gratis Harus Diperkuat Demi Keberlanjutan Program

Pentingnya pengawasan terhadap kualitas layanan, mulai dari standar gizi, higienitas, hingga ketepatan sasaran penerima manfaat.

Diterbitkan 27 April 2026, 12:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • APPMBGI kembangkan Command Center untuk pantau operasional dan rantai pasok MBG.
  • Asosiasi jalin kerja sama dengan Bulog, berdayakan UMKM, dan pasar tradisional.
  • APPMBGI tekankan pengawasan kualitas, transparansi, dan jadi mitra strategis pemerintah.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI), Abdul Rivai mengaku, pihaknya tengah mengembangkan sistem MBG Command and Control Center yang berfungsi untuk memantau, mengendalikan, serta melakukan supervisi terhadap operasional dapur dan rantai pasok MBG di seluruh Indonesia.

Menurut dia, sistem dibangunnya memungkinkan pemetaan wilayah yang mengalami kekurangan pasokan serta memastikan distribusi logistik berjalan efektif, khususnya di daerah tertinggal yang memiliki keterbatasan akses pasar dan infrastruktur.

"APPMBGI juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Perum Bulog, dalam rangka mendukung distribusi cadangan pangan nasional. Melalui jaringan DPD di daerah, asosiasi turut membantu menutup kesenjangan rantai pasok di lapangan," kata Abdul di Jakarta, Senin (27/4/2026).

Abdul menyatakan, APPMBGI berperan sebagai penghubung antara pelaku usaha, supplier, investor, dan pengelola dapur dalam satu ekosistem terintegrasi. Upaya ini sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, termasuk pelaku UMKM dan pasar tradisional.

Namun demikian, Abdul mengingatkan bahwa pemanfaatan pasar lokal harus diimbangi dengan sistem logistik yang kuat agar tidak menimbulkan gangguan terhadap stabilitas harga dan pasokan.

Di sisi lain, APPMBGI juga mendorong penguatan infrastruktur pendukung seperti gudang penyimpanan dan cold storage, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan fasilitas.

 

Pentingnya Pengawasan

Selain aspek distribusi, lanjut Abdul, asosiasi juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap kualitas layanan, mulai dari standar gizi, higienitas, hingga ketepatan sasaran penerima manfaat.

Dia meyakini, Command and Control Center, APPMBGI juga melakukan analisis data untuk memastikan bahwa program berjalan tepat sasaran, transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"APPMBGI menegaskan posisinya sebagai organisasi independen yang berperan memberikan masukan dan rekomendasi kepada pemerintah sebagai bagian dari mekanisme check and balance dalam sistem demokrasi," tegas dia

“APPMBGI hadir sebagai mitra strategis yang membantu pemerintah sekaligus memastikan program MBG berjalan optimal, berkelanjutan, dan tepat sasaran,” imbuhnya menandasi.

Sebagai informasi, pernyataan Abdul disampaikan dalam rangkaian kegiatan pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) I dan DPD II APPMBGI se-Indonesia yang berlangsung di APPMBGI Building, Jakarta.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6