Liputan6.com, Jakarta - Polisi tengah menangani laporan dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks yang menyeret pakar hukum tata negara, Feri Amsari. Tercatat, ada dua laporan polisi yang diterima oleh Polda Metro Jaya dalam dua hari berturut-turut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan, laporan pertama diterima pada Kamis, 16 April 2026 pukul 16.45 WIB dengan pelapor berinisial RMN.
Sehari kemudian, laporan kedua diterima pada Jumat, 17 April 2026 pukul 11.24 WIB dengan pelapor berinisial MIS. Kedua laporan tersebut menggunakan sangkaan Pasal 264 dan 246 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.
Advertisement
"Ini baru diterima nih, sudah dua ya tentang obyek perkara yang sama," kata Budi kepada wartawan, Jumat (17/4/2026).
Dalam laporannya, para pelapor turut menyerahkan sejumlah barang bukti, mulai dari tangkapan layar hingga flashdisk yang berisi materi unggahan yang dipersoalkan.
Budi menegaskan, setiap laporan masyarakat akan diterima selama memenuhi unsur awal, seperti adanya dugaan tindak pidana, saksi, dan barang bukti.
Namun demikian, penyidik tidak berhenti pada tahap penerimaan laporan. Mereka akan mendalami isi unggahan yang dilaporkan guna memastikan apakah unsur pidana terpenuhi atau tidak.
“Penyelidik dan penyidik akan mendalami struktur dari pasal pidana terkait tentang pendalaman pelapor, saksi-saksi, dan barang bukti apakah terpenuhi unsur pidana,” tegasnya.
Pastikan Profesional Tangani Laporan
Saat ini, satu laporan telah mencantumkan Feri Amsari sebagai terlapor. Sementara itu, laporan lainnya masih dalam tahap penyelidikan untuk menentukan pihak terlapor.
Lebih lanjut, Budi memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional, proporsional, dan akuntabel. Pihaknya juga membuka ruang bagi publik untuk memantau perkembangan kasus tersebut.
"Kita melihat ada aksi di depan pada hari ini, itu juga dilakukan pengamanan pelayanan oleh Polda Metro Jaya secara humanis. Ini sama, gugatan tentang menuntut terkait tentang laporan-laporan polisi yang ada di Polda Metro Jaya tentang terlapor FA ini untuk segera ditindaklanjuti," ujar dia.
"Kami pasti memahami situasi publik, tapi ingat, Polda Metro Jaya dalam menangani pasti secara profesional, proporsional, dan akuntabel. Dan kami buka ruang bagi teman-teman sekalian, bagi masyarakat untuk bisa meng-update perkembangan perkara yang ditangani oleh Polda Metro Jaya," Budi menandaskan.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289169/original/028294300_1783394455-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T102043.787.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259592/original/057928600_1781507421-guru_sekolah_rakyat_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302904/original/046159000_1784611502-Dr.Watermark_1784608315019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4519163/original/048950500_1690715864-WhatsApp_Image_2023-07-30_at_11.07.46.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558264/original/055701100_1776410740-IMG_4937.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558558/original/030300000_1776425322-sapu.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5275596/original/009421200_1751883638-52966144-4d5e-45d8-b5a0-8ba1c3fa112a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528896/original/067365600_1773299129-5574.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5558495/original/050162200_1776420904-260417-menteri-esdm-bahlil-bocorkan-rencana-perubahan-harga-bbm-non-subsidi-5db5d8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5243936/original/056184100_1749119164-1000059824__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558105/original/087374000_1776406224-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5453249/original/070393900_1766473120-WhatsApp_Image_2025-12-23_at_13.54.25.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558448/original/055219700_1776419031-IMG_5041.jpeg)