DPR Dukung Prabowo Tak Naikkan Harga BBM Subsidi: Rakyat Butuh Ketenangan

Misbakhun menilai langkah pemerintah tak naikkan harga BBM subsidi penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi.

Diterbitkan 09 April 2026, 21:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Misbakhun menolak kenaikan BBM subsidi, sesuai arahan Prabowo hingga akhir 2026.
  • Pemerintah menjaga BBM subsidi untuk rakyat kecil, demi daya beli dan inflasi.
  • Ketahanan pangan dan energi nasional aman, didukung stok Bulog dan sumber daya lokal.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menolak wacana yang mendorong pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Menurutnya, kenaikan harga minyak dunia tidak tepat dijadikan dalih untuk menaikkan harga BBM.

Misbakhun menegaskan dirinya tetap berpegang pada arahan Presiden Prabowo untuk mempertahankan harga BBM bersubsidi.

“Arahan Presiden Prabowo untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi didukung oleh perhitungan yang cermat dan hati-hati dengan memperhatikan ruang fiskal yang ada,” jelas dia kepada wartawan di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Politikus Golkar ini merujuk pada kalkulasi Kementerian Keuangan yang dipaparkan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, di mana pemerintah telah memastikan harga BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir  2026.

“Langkah ini diambil pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi,” ungkap dia.

Selain itu, Misbakhun juga menyoroti ketahanan pangan nasional yang saat ini berada dalam kondisi sangat prima.

Dia menyebut persediaan pangan saat ini sebagai yang tertinggi dalam sejarah, yakni mencapai 4,4 juta ton yang tersebar di seluruh gudang Bulog di Indonesia. 

“Ini adalah bukti kesiapan pemerintah dalam melindungi rakyat,” jelas Misbakhun.

Karenanya, Misbakhun mengajak para elite politik bersatu bersama pemerintah untuk memperkuat persatuan nasional.

Ia menilai hal itu penting agar situasi politik tetap kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa kekhawatiran terhadap isu kenaikan harga kebutuhan pokok.

"Rakyat butuh ketenangan, bukan dipanasi dengan isu yang bisa menimbulkan gejolak sosial," katanya.

Prabowo: BBM Subsidi Kita Pertahankan untuk Rakyat Kecil

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah berupaya menjaga agar bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tetap terjangkau oleh masyarakat, khususnya kelompok tidak mampu.

Di tengah dinamika global yang membuat harga minyak dunia melonjak, pemerintah memastikan bahwa rakyat kecil tetap akan mendapatkan subsidi BBM.

"Menteri-menteri ekonomi saya melaporkan bahwa BBM yang bersubsidi kita akan pertahankan untuk rakyat kecil dan rakyat miskin. Kita akan pertahankan untuk 80 persen rakyat kita," kata Prabowo saat memberikan pengarahan dalam rapat kerja pemerintahan di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Sementara untuk kelompok masyarakat yang mampu, kata dia, dapat membeli BBM nonsubsidi.

"Orang-orang kaya kalau mau pakai bensin yang mahal, ya dia harus bayar harga pasar," ucapnya.

Prabowo memastikan bahwa pasokan energi untuk masyarakat tetap aman di tengah memanasnya konflik Timur Tengah yang berdampak pada penutupan Selat Hormuz.

Selain mencari sumber alternatif pasokan, Indonesia juga memanfaatkan kekayaan alam di dalam negeri untuk menjamin ketahanan energi.

"Sumber-sumber minyak dan gas kita tidak terlalu banyak yang lewat Selat Hormuz. Kita bisa mencari alternatif lain. Selain kita punya kekuatan dalam negeri yang sangat kuat," jelas Prabowo.

Prabowo menuturkan Indonesia dikaruniai tanah subur dan sumber daya alam yang melimpah. Dari dalam tanah, Indonesia memiliki batu bara yang bisa diolah menjadi sumber energi alternatif pengganti minyak dan gas.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6